Demikian disampaikan Presiden Direktur SDPC, Zaki Abdul Aziz dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Selasa (8/12/2009).
"Sampai September 2009, capex yang sudah dikeluarkan Rp 4,5 miliar," kata Zaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk tiap 1 cabang baru, termasuk stok dan biaya sewa 3 tahun, biaya yang kami anggarkan dari capex sebesar Rp 1 miliar," ujarnya.
Ia menambahkan, untuk belanja modal tahun 2010, perseroan hanya menganggarkan maksimal Rp 800 juta. Anggaran ini akan digunakan hanya untuk pengembangan IT.
"Capex tahun depan hanya untuk IT, tidak untuk penambahan kantor cabang," paparnya.
Lanjut Zaki, untuk target pendapatan perseroan 2010, perseroan mematok pertumbuhannya sama dengan rata-rata industri. "Pertumbuhan revenue tahun depan sekitar 10% dibanding tahun ini, yang diperkirakan di angka Rp 1 triliun," imbuh Zaki.
Pertumbuhan pendapatan perseroan mengikuti perkembangkan yang dicatatkan para principal. "Kita kan distributor independen, dengan disediakan jalan tol oleh principal, maka pertumbuhan kami akan mengikuti mereka," pungkasnya.
(dro/dro)











































