Penurunan peringkat Yunani juga turut memberikan sentimen negatif dan menghilangkan lagi risk appetite investor sehingga membuat dolar AS menguat. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings kemarin menurunkan peringkat utang Yunani dan memberikan prospek negatif.
Pada perdagangan Selasa (8/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melorot hingga 104,14 poin (1%) ke level 10.285,97. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 11,31 poin (1,03%) ke level 1.091,94 dan Nasdaq melemah 16,62 poin (0,76%) ke level 2.172,99.
Saham perusahaan manufaktur terdiversifikasi 3M turun hingga 1% setelah mengumumkan proyeksi yang lebih rendah dari ekspektasi analis. Sementara McDonald's juga melemah 2,1% setelah melaporkan angka penjualan yang mengecewakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan dolar AS juga membuat harga minyak mentah dunia turun hingga 1,4% menjadi US$ 72,96 per barel untuk jenis light sweet.
Penurunan harga minyak itu langsung memangkas harga saham-saham sektor energi. Saham Exxon Mobil turun 1,1%, Chevron turun 1,8%. Indeks energi GSPE turun 1,7% dan menjadi faktor terbesar penurunan indeks Dow Jones.
Mendekati akhir tahun, perdagangan berjalan sangat tipis. Di New York Stock Exchange, transaksi hanya 1,18 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 1,97 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)











































