"Total nilai konversi sebesar Rp 1,4 triliun, sama dengan jumlah utang kami kepada Ashmore," ungkap Direktur Keuangan EMTEK, Jay G Wacher kepada detikFinance, Rabu (9/12/2009).
Ashmore merupakan pihak yang menjadi kreditur EMTEK dalam rangka mengakuisisi 86,28% saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Perusahaan yang disebut terakhir, SCMA, merupakan pemilik merek stasiun televisi SCTV. EMTEK merupakan perusahaan yang menjadi pengendali saham SCMA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika proses akuisisi SCMA selesai pada 2008, kami memberikan waran kepada Ashmore sekitar Maret 2008. Waran-waran tersebut akan dikonversi menjadi saham EMTEK bersamaan dengan IPO," ujarnya.
Jumlah waran yang diterima Ashmore pada Maret 2008 sebanyak 345.836.544 waran dengan nilai nominal Rp 1.000 per waran. Berhubung saham EMTEK memiliki nilai nominal Rp 200 per saham, maka sebelum waran dikonversi menjadi saham EMTEK akan dilakukan pemecahan nilai nominal waran terlebih dahulu.
Nilai nominal waran-waran tersebut akan pecah menjadi Rp 200 per saham, sehingga jumlah waran yang dimiliki oleh Ashmore menjadi sebanyak 1.729.182.720 waran. Baru setelah itu seluruh waran tersebut akan dikonversi menjadi 1.729.182.720 saham EMTEK. Jumlah tersebut setara dengan 33,72% saham EMTEK.
Ashmore akan mencatatkan 33,72% kepemilikan sahamnya di EMTEK dalam 5 nominee, yaitu:
- Asset Holder PCC No 2 Ltd Ashmore Asian Recovery Fund sebesar 15,49%.
- Ashmore Global Special Situations Fund 3 Ltd Partnership sebesar 10,64%.
- Ashmore Global Special Situations Fund 2 Ltd Partnership sebesar 3,23%.
- Ashmore Global Special Situations Fund 4 Ltd Partnership sebesar 2,31%.
- EMDCD Ltd sebesar 2,05%.











































