IHSG Bertahan di Zona Merah

IHSG Bertahan di Zona Merah

- detikFinance
Rabu, 09 Des 2009 16:12 WIB
IHSG Bertahan di Zona Merah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di teritori negatif. Meski dorongan beli sudah berupaya mengangkat level IHSG, namun tekanan jual masih cukup besar sehingga IHSG tak mampu menembus zona hijau.

Bursa regional bergerak melemah menyusul Wall Street tadi malam, setelah lembaga pemeringkat Fitch Ratings menurunkan peringkat utang jangka panjang Yunani.

Pada perdagangan Rabu (9/12/2009), IHSG ditutup melemah tipis 2,595 poin (0,10%) ke level 2.481,297. Indeks LQ 45 melemah 1,240 poin (0,25%) ke level 490,678.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hampir seluruh bursa regional terjebak di teritori negatif hingga sesi II berakhir. Bursa-bursa Eropa seluruhnya terjebak di teritori negatif. Bursa regional Asia juga didominasi koreksi yang cukup besar.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 57,10 poin (1,73%) ke level 3.239,57.
  • Indeks Hang Seng melemah 318,76 poin (1,44%) ke level 21.741,76.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 135,75 poin (1,34%) ke level 10.004,73.
  • Indeks Straits Times melemah 7,16 poin (0,26%) ke level 2.798,40.


Perdagangan agak lambat, meskipun menjelang penutupan tampak cukup ramai. Frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 71.617 kali pada volume 3,446 miliar saham senilai Rp 2,569 triliun. Sebanyak 106 saham naik, 81 saham turun dan 63 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 18.700, distributor alat berat merek Hitachi (HEXA) naik Rp 320 ke Rp 1.620, distributor alat berat merek Komatsu (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 15.150, Bank Tabungan Pensuinan Nasional (BTPN) naik Rp 225 ke Rp 3.600, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 100 ke Rp 2.575.

Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Astra International (ASII) turun Rp 750 ke Rp 33.100, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 28.550, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 12.200, Telkom (TLKM) turun Rp 200 ke Rp 9.200, Unilever (UNVR) turun Rp 100 ke Rp 11.200. (dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads