Departemen Tenaga Kerja AS kemarin melaporkan klaim pengangguran AS secara mingguan naik melebihi ekspektasi menjadi 474.000, namun investor masih merasa nyaman dengan angka rata-rata selama 4 pekan.
Laporan terpisah menyatakan defisit neraca perdagangan AS menyusut 7,6% seiring melemahnya dolar AS yang mendorong kinerja ekspor barang dan jasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Kamis (10/12/2009), indeks Dow Jones naik 68,78 poin (0,67%) ke level 10.405,83. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 6,40 poin (0,58%) ke level 1.102,35 dan Nasdaq menguat 7,13 poin (0,33%) ke level 2.190,86.
Saham Coca-cola tercatat naik hingga 1,3% dan menjadi salah satu pendorong kenaikan Dow Jones.
Namun perdagangan masih sangat tipis, seiring banyaknya investor yang keluar menjelang akhir tahun. Investor juga memilih untuk menunggu menjelang pertemuan penting Bank Sentral AS pada pekan depan.
Volume perdagangan di New York Stock Exchange hanya 1,06 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,96 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)











































