Data Pengangguran Angkat Wall Street

Data Pengangguran Angkat Wall Street

- detikFinance
Jumat, 11 Des 2009 07:03 WIB
Data Pengangguran Angkat Wall Street
New York - Saham-saham di bursa Wall Street menguat setelah munculnya lagi tanda-tanda perbaikan di sektor pasar tenaga kerja dan menyempitnya defisit neraca perdagangan AS. Hal itu membuat investor kembali meyakini pertumbuhan ekonomi yang stabil sudah kembali ke jalurnya.

Departemen Tenaga Kerja AS kemarin melaporkan klaim pengangguran AS secara mingguan naik melebihi ekspektasi menjadi 474.000, namun investor masih merasa nyaman dengan angka rata-rata selama 4 pekan.

Laporan terpisah menyatakan defisit neraca perdagangan AS menyusut 7,6% seiring melemahnya dolar AS yang mendorong kinerja ekspor barang dan jasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Data klaim pengangguran membuat pasar bergerak naik pada awalnya, mendorong kenaikan saham ritel dan konsumer yang menjadi penentu arah pasar hari ini," ujar Michael James, pialang senior Wedbush Morgan, analis dari bank regional di Los Angeles seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/12/2009).

Pada perdagangan Kamis (10/12/2009), indeks Dow Jones naik 68,78 poin (0,67%) ke level 10.405,83. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 6,40 poin (0,58%) ke level 1.102,35 dan Nasdaq menguat 7,13 poin (0,33%) ke level 2.190,86.

Saham Coca-cola tercatat naik hingga 1,3% dan menjadi salah satu pendorong kenaikan Dow Jones.

Namun perdagangan masih sangat tipis, seiring banyaknya investor yang keluar menjelang akhir tahun. Investor juga memilih untuk menunggu menjelang pertemuan penting Bank Sentral AS pada pekan depan.

Volume perdagangan di New York Stock Exchange hanya 1,06 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,96 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads