Danareksa Gandeng Antara Kerjasama Online Trading

Danareksa Gandeng Antara Kerjasama Online Trading

- detikFinance
Senin, 14 Des 2009 10:25 WIB
Danareksa Gandeng Antara Kerjasama Online Trading
Jakarta - PT Danareksa (Persero) bersama IMQ-LKBN Antara melakukan kerjasama dalam hal penyediaan aplikasi online trading multi product (saham, obligasi, reksadana, hasil riset dan berita), multi platform (desktop, web based dan mobile) dan multi market (dapat menampilkan bursa dunia dalam satu layar).

Penandatangan kerjasama dilakukan di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (14/12/2009).

"Kami berharap, dengan penggunaan online trading ini jumlah nasabah ritel kami bisa tumbuh pesat," ungkap Direktur Utama Danareksa Edgar Ekaputra dalam siaran pers di acara Hari Ulang Tahun LKBN Antara ke 72.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danareksa menargetkan untuk meluncurkan produk ini pada awal tahun 2010. Edgar mengharapkan produk ini dapat memberi informasi dalam mendukung keputusan berinvestasi yang lebih cepat dan tepat bagi investor.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) investasi itu mentargetkan bisa meraih 30.000 pengguna produk ini hingga tiga tahun ke depan.

Aplikasi online trading yang diimplementasikan ini menggunakan teknologi JAVA C++, FIX Protocol dan Straight Through Processing (STP). Hal ini sesuai dengan arah perkembangan teknologi ke depan.

"Produk ini juga memiliki fitur DMA (DIrect Market Access) sehingga memungkinkan broker menerima inbound order dari investor asing dan mengirimkan outbound ke pasar saham luar negeri," katanya.

Seluruh pengembangan aplikasi online trading ini dilakukan oleh IMQ-LKBN Antara, unit usaha Antara yang memfokuskan diri kepada real-time information, application & business solution.

Menurut Direktur Utama Perum LKBN Antara Ahmad Mukhlis Yusuf, kerjasama ini menandakan masuknya ANtara pada integrasi bisnis aplikasi IT dengan transaksi saham online, selain dengan info pasar saham yang selama ini berjalan.

"Ke depan kita upayakan kerjasama dengan perusahaan sekuritas lain," kata Ahmad.
(ang/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads