Bakrie Brothers Bidik 20% Saham BUMI di 2010

Bakrie Brothers Bidik 20% Saham BUMI di 2010

- detikFinance
Senin, 14 Des 2009 14:29 WIB
Bakrie Brothers Bidik 20% Saham BUMI di 2010
Jakarta - PT Bakrie & Bothers Tbk (BNBR) berencana menambah kepemilikan sahamnya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi minimal 20% di 2010. Perseroan juga tengah menawarkan saham anak usahanya kepada investor asing.

Demikian disampaikan Chief Financial Officer (CFO) BNBR, Eddy Soepomo seusai public expose perseroan di hotel Four Seasons Jalan HR Rasuna Said Jakarta Senin (14/12/2009).

Menurut Eddy, perseroan terus mengupayakan peningkatan porsi saham anak usaha mereka. Khususnya anak usaha yang belum dimiliki secara optimal, seperti BUMI dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami harapkan peningkatan saham mencapai 20% untuk anak usaha kita yang porsinya masih kecil, akan tercapai di 2010," kata Eddy.

Ia menambahkan, per September 2009 saham BNBR yang ada di BUMI hanya 16,5%. Sedangkan untuk ELTY berkisar diangka 14,6%.

"Untuk target jangka panjang memang kami menginginkan antara 25-30%. Tapi itu tidak akan tercapai di tahun depan. Kita menginginkan 20% dulu untuk BUMI dan ELTY," paparnya.

Sedangkan untuk anak usaha lain yang porsi sahamnya sudah melampaui target, perseroan akan tetap menjaganya dan tidak ada penambahan lagi. Anak usaha yang dimaksud diantaranya, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) 43,2% dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) 49%.

"Untuk yang sudah diatas 40%, tidak ada lagi penambahan. Untuk porsi saat ini cukup," imbuhnya.

Selain penambahan saham, BNBR juga akan melakukan divestasi saham anak usaha mereka di bidang pipa baja. Hal ini dikarenakan, bidang usaha anak usaha tersebut merupakan non core business perseroan. Nantinya BNBR hanya maksimal memiliki 10% saham, untuk setiap anak usaha yang dimaksudkan. Sayangnya, Eddy tidak menjelaskan mana anak usaha yang akan dikurangi porsi sahamnya.

"Target kita untuk divestasi, maksimal akan ada 2 anak usaha. Khususnya non core business, di bidang pipa baja. Nantinya di masing-masing kita hanya punya sekitar 10%," tambahnya.

Sampai saat ini, sudah ada beberapa calon investor yang tertarik membeli saham anak usaha BNBR. Namun proses belum final. Yang jelas, tegas Eddy, peminatnya merupakan investor asing.

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads