IHSG Masih Tak Bergairah

IHSG Masih Tak Bergairah

- detikFinance
Selasa, 15 Des 2009 08:52 WIB
IHSG Masih Tak Bergairah
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah di saat bursa regional yang mulai berbalik arah. Pelemahan IHSG didukung oleh transaksi yang tidak terlalu lemah.

Pada perdagangan Senin (14/12/2009), IHSG ditutup melemah 12,713 poin (0,50%) ke level 2.506,386. Transaksi perdagangan sangat tipis senilai Rp 3,513 triliun.

Sentiman positif datang dari penguatan bursa Wall Street yang kemarin mencapai titik tertingginya sepanjang 2009. Penguatan Wall Street didukung oleh sentimen positif setelahΒ  Abu Dhabi menyatakan akan menyuntikkan US$ 10 miliar untuk mengatasi gagal bayar Dubai World.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Senin (14/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 29,55 poin (0,28%) ke level 10.501,05. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 7,70 poin (0,70%) ke level 1.114,11 dan Nasdaq menguat 21,79 poin (0,99%) ke level 2.212,10.

Namun Bursa Tokyo dibuka masih melemah. Indeks Nikkei-225 pada perdagangan Selasa (15/12/2009) dibuka melemah 52.23 poin (0,52%) ke level 10.053,45.

Transaksi yang tipis diprediksi akan kembali berlangsung pada perdagangan di lantai bursa Indonesia pada Selasa ini. IHSG pada hari ini diprediksi masih bergerak variatif dengan kecenderungan melemah tipis. Konflik kasus Bank Century yang tak kunjung usai memberikan psikologis yang tidak positif di pasar.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Optima Sekuritas:

Tekanan terhadap saham TLKM dan BUMI membuat IHSG terkoreksi 12 poin ke level 2.506. Kasus Bank Century makin melebar dan menambah sentimen negatif ke pasar. Terkait kondisi tersebut, investor lebih memilih menghindar terutama pada saham BUMI. Transaksi yang tipis masih akan bertahan mengingat pada pekan ini hari perdagangan terpotong libur nasional. Indeks masih akan flat di level 2.490-2.520.

Panin Sekuritas:

IHSG mengawali awal pekan dengan ditutup melemah -0,50% pada 2.506,386. Melemahnya indeks didorong oleh sentimen negatif dari terus melemahnya harga komoditas dalam sepekan terakhir. Terlihat saham pertambangan menjadi salah satu sektor pendorong turunnya indeks. Kondisi politik yang tengah memanas akibat kasus Bank Century yang melibatkan pejabat tinggi negara, sedikit banyak mempengaruhi pergerakan pasar. Hari ini kami melihat indeks akan mendatar dengan kecenderungan melemah. MACD indikator terlihat mulai bergerak melemah. Indeks diperkirakan akan bergerak pada level support-resistance 2.482-2.517.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads