Wall Street Tergelincir Tipis

Wall Street Tergelincir Tipis

- detikFinance
Rabu, 16 Des 2009 08:21 WIB
Wall Street Tergelincir Tipis
New York - Saham-saham di bursa Wall Street akhirnya mengalami koreksi setelah sebelumnya menyentuh titik tertinggi sepanjang 2009. Investor menantikan hasil pertemuan Bank Sentral AS yang akan berlangsung selama 2 hari.

Pada perdagangan Selasa (15/12/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 49,05 poin (0,47%) ke level 10.452,00. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 6,18 poin (0,55%) ke levle 1.107,93 dan Nasdaq melemah 11,05 poin (0,50%) ke level 2.201,05.

Sentimen terpukul oleh data yang mengejutkan dari penjualan grosir yang meningkat 1,8%, atau 2 kali lipat dari perkiraan investor. Inflasi inti yang termasuk biaya energi dan makanan naik 0,5%, atau kenaikan tertinggi dalam setahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan itu meningkatkan kekhawatiran Bank Sentral AS mungkin akan menekankan masalah tingginya inflasi dan mengurangi kebijakan stimulus," ujar Scott Marcouiller, analis dari Wells Fargo seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/12/2009).

Bank Sentral AS akan melakukan pertemuan 2 hari pada 16-17 Oktober. Namun diperkirakan tidak akan ada perubahan kebijakan suku bunga rendah untuk beberapa waktu lalu. Namun yang menjadi concern investor adalah peringatan The Fed soal tingginya inflasi yang menjadi dasar untuk menghentikan stimulusnya.

"Tidak ada ekspektasi The Fed akan mengubah target suku bunganya, namun ada sejumlah pemikiran bahwa FOMC akan mengubah bahasa pernyataannya dan menyatakan The Fed semakin dekat untuk menarik kebijakan stimulusnya yang telah digelontorkan sejak tahun lalu," ujar Gregory Drahuschak dari Janney Montgomery Scott.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads