Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Rabu, 16 Des 2009 08:43 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Saham US melemah untuk pertama kalinya dalam lima hari dipimpin oleh saham keuangan di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga dan keterlambatan pembayaran kartu kredit akan mengurangi laba bank. CitiGroup Inc. -3.8% setelah hari sebelumnya juga turun 6.3% setelah mengatakan akan menjual sedikitnya $20.5 miliar ekuiti dan hutang untuk membayar bailout pemerintah. Marshall & Ilsley Corp. -6.8% setelah UBS AG menyarankan untuk menjual sahamnya. Best Buy Co. -8.5% setelah mengatakan laba kotornya akan lebih rendah dari antisipasi semula.

Indeks S&P 500 (-0.6%) 1,107.93 dan Dow Jones (-0.5%) 10.452. The Fed telah mulai menarik kembali beberapa program stimulus, The Federal Open Market Comittee akan mengeluarkan kebijakan politik dengan perkiraan tingkat suku bunag pada hari ini pukul 2:15 di Washington.

Regional Pagi: Bursa Jepang menguat, dipimpin oleh perbankan setelah tertundanya peraturan untuk pengetatan regulasi modal bank. Shinsei Bank Ltd. (+21%). Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. (+2.2%) setelah koran Nikkei mengabarkan regulator perbankan global akan memberikan periode transisi sedikitnya 10 tahun untuk memenuhi peraturan kecukupan modal baru bagi bank besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mitsubishi Corp. (+1.8%) setelah harga crude oil menguat pertama kalinya dalam 10 hari. Nippon Steel Corp. (+1.7%). Nikkei 225 (+1.2%) 10,202.45. KOSPI INDEX (+0.14%) 1,668.18. S&P/ASX 200 INDEX (+0.31%) 4,688.20. STI (flat) di level 2,799.

Commodity: Minyak diperdagangkan di kisaran $71/barel setelah mengalami kenaikan untuk pertama kalinya daam 10 hari setelah keluarnya laporan yang menunjukkan hasil produksi US meningkat dan mensinyalir  akan naiknya permintaan bahan bakar. Crude oil untuk pengiriman Januari diperdagangkan $70.85/barel. Crude Oil (+0.3%) $70.9/bbl.

Harga emas melemah di NY setelah dolar menguat terhadap euro di tengah spekulasi The Fed akan menaikkan biaya pinjaman tahun depan. Sebelumnya, emas telah mengalmi kenaikan sebesar 27% pada tahun ini dan menyentuh level tertingginya pada 3 Desember lalu pada posisi $1.227.5/oz. Emas untuk pengiriman Februari -0.3% menjadi $1.120,8/oz,.  Gold (-0.2%) $1.123/oz, CPO (-0.6%) 2.443 RM/MT, Nickel (+0.6%) $17.000/MT, Tin (+0.2%) $15.325/MT.

Economic & Industrial News

Economic : Kebutuhan Utang 2010 Capai Rp234 T

Pemerintah berencana menarik pembiayaan berupa utang Rp233,66 T pada tahun depan melalui penerbitan obligasi negara dan pinjaman langsung. Rahmat Waluyo, Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu, menjelaskan dari total kebutuhan pembiayaan 2010 sebesar Rp236,13 T, hanya Rp2,46 T yang merupakan pembiayaan nonutang. Adapum sisanya akan ditarik dari beberapa sumber a.l penerbitan obligasi negara bruto Rp175,06 T, pinjaman program Rp24,4 T, pinjaman proyek Rp33,13 T, dan pembiayaan dalam negeri dari perbankan nasional sebesar Rp1 T.

Corporate news

BUMI: Awal Pekan Depan Dipanggil BEI

Awal pekan depan, BEI akan memanggil BUMI untuk minta penjelasan semua aksi korporasinya termasuk dugaan tindak pidana pajak. Sementara iu, BNBR membantah kabar bahwa perseroan akan rights issue guna mendanai pembeliaan saham anak-anak usahanya.

ENRG: Akan Investasi US$900 Jt di Masela

ENRG akan menginvestasikan dana senilai total US$900 juta atau Rp9 triliun di Blok Masela meliputi US$300 juta untuk kegiatan di Blok tersebut dan US$600 juta bangun kilang gas alam cair terapung berkapasitas 4,5 juta ton/tahun. Ditargetkan Blok Masela beroperasi pada 2016. Capex FY10 dipatok US$196 juta untuk modal kerja dan pengembangan blok migas, berasal dari hasil rights issue US$111 juta dan sisanya kas internal. Selanjutnya, perseroan menargetkan pendapatan FY10 naik 67,88% jadi US$230 juta vs prediksi FY09 US$137 juta. Produksi FY11 diprediksi naik jadi 15,33 mmboe vs FY10 7,12 mmboe vs FY09 6,35 mmboe. Sedangkan laba setelah pajak FY10 sebesar US$10-15 juta atau Rp141 miliar, naik 2-3 kali lipat dari konsensus FY09 US$5,05 juta.

SMCB: Beli batu bara

SMCB membeli batu bara sebanyak 104.500 metrik ton dari PT Lanna Harita pada level harga US$44 per ton. Perjanjian penjualan ini berlaku sejak 26 November 2009 sampai 31 Desember 2010.

BFIN: Bagi Dividen Interim Rp57

BFIN bagikan dividen interim Rp57/saham atau Rp43,3 miliar, pada:
Cum dividen: 12 Jan10
Ex dividen: 13 Jan10
Recording date: 15 Jan10
Payment date: 29 Jan10.

Rumor

Harga saham TRUB berpotensi ke Rp150-160/saham, seiring kabar keberhasilan sejumlah proyek PLTU 10.000 MW tahap I dan rencana perseroan masuk ke tahap II.

Harga saham MDLN berpotensi ke Rp170-175/saham. Kabarnya, perseroan akan mengakuisisi lahan di kawasan pusat bisnis Jakarta Barat dan Bogor sebagai bagian ekspansi usaha di bidang properti. Kabarnya juga, pemegang saham perseroan siap suntikkan dana atas rencana tersebut.

Technical Picks


  • AKRA (1110) – SELL
  • ITMG (30.000) – Trading BUY
  • INCO (3.575) – SELL
  • UNTR (15.050) – Buy on Weakness.
 

(etr/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads