Pembalikan arah IHSG terjadi seiring dengan penguatan bursa-bursa regional Eropa pada siang tadi yang didominasi warna hijau. Menjelang libur akhir tahun, tampaknya pasar saham global masih berpeluang untuk mengalami penguatan, meskipun bakal terjadi dalam transaksi tipis.
Dan seperti biasa, dorongan beli cukup besar selalu memberikan perlawanan di menit-menit terakhir menjelang penutupan. Pada perdagangan Rabu (16/12/2009), IHSG ditutup naik 27,808 poin (1,11%) ke level 2.522,545. Indeks LQ 45 naik 5,692 poin (1,15%) ke level 499,236.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Komposit Shanghai turun 19,25 poin (0,59%) ke level 3.255,21.
- Indeks Hang Seng turun 202,18 poin (0,93%) ke level 21.611,74.
- Indeks Nikkei-225 naik 93,93 poin (0,93%) ke level 10.177,41.
- Indeks Straits Times naik tipis 5,98 poin (0,21%) ke level 2.804,68.
- Indeks KOSPI turun tipis 1,61 poin (0,10%) ke level 1.664,24.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 104.576 kali dengan volume 5,307 miliar saham senilai Rp 3,178 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 88 saham turun dan 56 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.600 ke Rp 31.800, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.075 ke Rp 5.450, Indocement (INTP) naik Rp 700 ke Rp 13.300, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 ke Rp 15.700, Astra International (ASII) naik Rp 400 ke Rp 34.500, Indofood (INDF) naik Rp 250 ke Rp 3.550, Telkom (TLKM) naik Rp 250 ke Rp 9.850, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 17.500.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Astra Autopart (AUTO) turun Rp 150 ke Rp 5.700, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 20.250, BISI International (BISI) turun Rp 60 ke Rp 1.400, Indosat (ISAT) turun Rp 50 ke Rp 4.800, Adira (ADMF) turun Rp 50 ke Rp 6.750.
(dro/qom)











































