"Semester I-2010, kami akan menerbitkan obligasi Rp 1 triliun," ungkap Direktur Utama BBTN, Iqbal Latanro usai pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Kamis (17/12/2009).
Menurut Iqbal, dana hasil obligasi akan digunakan seluruhnya untuk ekspansi kredit perumahan perseroan di 2010. Tahun depan, BBTN menargetkan kredit sebesar Rp 64 triliun, tumbuh sekitar 27% dari tahun ini sebesar Rp 40 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2009, BTN bersama PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) dan PT Danareksa Sekuritas telah menerbitkan dua jilid KIK EBA, masing-masing senilai Rp 85,111 miliar dan Rp 360 miliar atau total senilai Rp 445,111 miliar.
(dro/ang)











































