Ambruk 57 Poin, IHSG Terburuk di Asia

Ambruk 57 Poin, IHSG Terburuk di Asia

- detikFinance
Senin, 21 Des 2009 12:13 WIB
Ambruk 57 Poin, IHSG Terburuk di Asia
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I dengan penurunan signifikan mencapai 57 poin. Kejatuhan ini menjadi penurunan terburuk di kawasan Asia.

Pergerakan IHSG hari ini didominasi oleh tekanan jual yang sangat besar pada saham-saham raksasa berkapitalisasi besar. Pada pertengahan perdagangan, IHSG sempat jatuh ke level 2.447,942 atau jatuh 62 poin lebih.

Pada perdagangan sesi I Senin (21/12/2009), IHSG ditutup melemah 57,715 poin (2,29%) ke level 2.451,861. Indeks LQ 45 melemah 13,419 poin (2,7%) ke level 483,033. Indeks saham tambang dan perkebunan jatuh paling parah mencapai 44 poin (2,06%) dan 31 poin (1,78%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa-bursa regional Asia didominasi oleh koreksi, meskipun tidak sebesar penurunan IHSG.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 19,30 poin (0,62%) ke level 3.094,59.
  • Indeks Hang Seng turun 135,69 poin (0,64%) ke level 21.040,19.
  • Indeks Nikkei-225 naik 60,65 poin (0,60%) ke level 10.202,70.
  • Indeks Straits Times turun 5,65 poin (0,20%) ke level 2.796,96,92.

Perdagangan berjalan tidak terlalu ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 32.357 kali dengan volume 1,932 miliar saham senilai Rp 1,79 triliun. Sebanyak 22 saham naik, 150 saham turun dan 46 saham stagnan.

Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 50 ke Rp 5.600, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 50 ke Rp 5.650, Bank Permata (BNLI) naik Rp 40 ke Rp 840, SCTV (SCMA) naik Rp 30 ke Rp 640, AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 20 ke Rp 1.090.


Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.150 ke Rp 33.850, United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 15.300, Telkom (TLKM) turun Rp 550 ke Rp 9.550, Indocement (INTP) turun Rp 500 ke Rp 12.550, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 400 ke Rp 23.200, Lonsum (LSIP) turun Rp 300 ke Rp 8.200, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 17.000, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 ke Rp 2.150.
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads