Delta Dunia Incar Kontrak Batubara di Kalimantan Selatan

Delta Dunia Incar Kontrak Batubara di Kalimantan Selatan

- detikFinance
Senin, 21 Des 2009 14:40 WIB
Delta Dunia Incar Kontrak Batubara di Kalimantan Selatan
Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) sedang melakukan penjajakan serius satu kontrak batubara baru di Kalimantan Selatan. Jika proses tender berjalan lancar, maka penambangan batu bara siap berjalan tahun 2010.

Menurut Sekretaris Perusahaan Delta Dunia Makmur Andre Soelistyo, selain satu kontrak tersebut, DOID juga sedang mengikuti proses tender untuk 5 lahan baru. Lima lahan ini tersebar di wilayah Kalimantan Selatan, Timur dan Tengah. Pelaksanaan tender, dilakukan perseroan melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA).

"Ada enam kontrak baru yang sedang kami jajaki. Salah satu kontrak sedang kita diskusikan secara serius. Sedang kami studi dan due dilligence. Tahun depan jika tender berhasil di dapat, sudah bisa beroperasi," kata Andre saat dihubungi detikfinance, Senin (21/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk lima tender lain, prosesnya masih tahap awal dan belum dipastikan keputusannya. Kontrak tersebut, berupa  penambahan atau existing client atau merupakan mitra strategis baru.

"Seluruh kontrak bisa di mulai 2010 atau 2011. Masih negosiasi. Kita mengikuti aturan tender saja. Kontrak akan berdurasi selama tiga tahun dan berpotensi untuk diperpanjang ," ujarnya.

Andre menambahkan, sampai saat ini perseroan telah memiliki 12 kontrak. Kontrak tersebut, berupa pengerjakan konstruksi tambang. Namun sayang, dirinya enggan menyebutkan nilai keduabelas kontrak yang mereka miliki, termasuk enam kontrak baru yang sedang dibidik.

"Nilainya belum bisa kami berikan. Karena kami baru bergabung beberapa bulan lalu. Kinerja keuangan juga belum terealisasi, karena konsolidasi baru dua bulan," paparnya.

Ia juga menambahkan, pemegang saham PT Delta Dunia Makmur Tbk juga telah menyetujui rencana pergantian Direktur Utama di perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di hotel Ambhara Jakarta, Senin (21/12/2009) pagi. Dengan pergantian ini, kinerja perseroan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan batubara ini diharapkan akan lebih baik.

Rapat tersebut memutuskan mengangkat Hagianto Kumala sebagai Direktur Utama, menggantikan Gunawan Angkawibawa yang seterusnya akan menjabat sebagai Direktur di perseroan. "Dengan masuknya Direktur Utama yang baru, kita harap kinerja DOID akan meningkat," ujar Andre.

"Sebelum bergabung dengan Delta Dunia, Hagianto merupakan komisaris United Tractors (UNTR) dan pernah menjadi direktur utama di United Tractors," ungkap Andre.

Selain Hagianto dan Gunawan, Direktur lainnya adalah Henry Kurniawan Latif, Thomas K. Husted dan Ariani V. Sofyan. Sedangkan, dua orang anggota direksi sebelumnya yaitu Lukman Tirtaguna yang merupakan perwakilan Northstar Pacific (pemegang 40% saham DOID) dan R. Harry Zulnardy tidak lagi tergabung dalam susunan dewan direksi yang baru.

"Ibu Ariani Vidya Sofjan, yang sebelumnya Komisaris, berubah menjadi Direktur seiring rencana perseroan menjadikannya Investor Relation," imbuhnya.

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads