2 Investor Asing Incar Saham Bank Agro

2 Investor Asing Incar Saham Bank Agro

- detikFinance
Selasa, 22 Des 2009 13:15 WIB
2 Investor Asing Incar Saham Bank Agro
Jakarta - Investor asal Timur Tengah dan Cina sedang melakukan pembicaraan intensif dengan manajemen PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO) dengan tujuan menjadi pemegang saham perseroan melalui private placement. AGRO akan melakukan rights issue Rp 150 miliar di 2011.

"Saat ini kami lakukan pembicaraan dengan mitra strategis, dan kerja sama dengan manajemen untuk melakukan konsolidasi dan restrukturisasi. Ada dari Timur Tengah, ada juga dari Cina," papar Komisaris Utama AGRO Roswita Nilakurnia dalam paparan publik di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD Jakarta Selasa (22/12/2009).

Selain investor asing tersebut, Roswita juga mengatakan ada 2 investor lokal yang sedang melakukan pembicaraan dengan perseroan. Keempat investor ini sedang menjajaki masuk dalam struktur pemegang saham perseroan melalui mekanisme private placement.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baru tahapan awal, pembicaraan dengan mitra strategis. Belum bisa kami disclose, nanti akan kami beritahu melalui keterbukaan informasi," tambahnya.

Direktur Utama AGRO Kemas M Arief mengatakan, perseroan memang tengah melakukan restrukturisasi struktur pemegang saham perseroan. Perseroan baru saja merampungkan rights issue senilai Rp 104 miliar.

Menurut Kemas, langkah ini dilakukan guna memperbesar porsi saham publik perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) tentang porsi minimal saham publik sebesar 10%.

"Saat ini porsi Dapendun sebesar 96,7 %, nantinya porsinya akan berkurang agar saham perseroan tetap likuid di pasar. Kami sih inginnya lebih dari 10%, tapi awal kita targetnya itu dulu," ujar Kemas.

Ia menjelaskan, penambahan porsi kepemilikan saham kepada masyarakat, merupakan wujud perubahan strategi yang dilakukan perseroan, agar saham AGRO di pasar saham aktif. Penambahan saham publik menjadi 10%, diharapkan akan tercapai pada paruh pertama tahun 2010.

"Peningkatan kami harap dapat tercapai dalam enam bulan kedepan," kata Kemas.

Saham tersebut dapat ditawarkan kepada masyarakat umum ataupun dengan mitra strategis lainnya.

Sementara melalui rights issue sebesar Rp 104,63 miliar, modal disetor AGRO menjadi Rp 345,3 miliar dari posisi sebelumnya Rp 241,3 miliar. Bank Agro juga menerbitkan waran sebanyak-banyaknya 520.316.311 lembar dan ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 130. Total nilai yang diperoleh Perseroan sebesar Rp 67,641 miliar. Waran ini diberikan secara cuma-cuma saat rights issue kemarin.

"Eksekusi waran akan kami lakukan tahun depan. Sedangkan di 2011, kami akan right issue dengan nilai Rp 150 miliar. Maka total saham kita akan naik sekitar 35% menjadi Rp 565 miliar," imbuh Kemas.

Melalui berbagai aksi tersebut, perseroan menargetkan akan memiliki porsi saham publik sebesar 35% di 2011.
(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads