Pergerakan IHSG hari ini didominasi oleh dorongan beli secara masif pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama saham-saham tambang. Sentimen positif bursa Wall Street yang menutup diri di zona positif kemarin memberikan sentimen positif pada pergerakan IHSG hari ini. Bursa Eropa pun dibuka siang tadi dengan melanjutkan penguatan, meski tidak sebesar kemarin.
Pada perdagangan Selasa (22/12/2009), IHSG ditutup menguat 36,248 poin (1,49%) ke level 2.467,637. Indeks LQ 45 menguat 7,923 poin (1,65%) ke level 486,348. Indeks saham tambang naik tertinggi mencapai 34,559 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Komposit Shanghai turun 72,45 poin (2,32%) ke level 3.050,52.
- Indeks Hang Seng naik 143,94 poin (0,69%) ke level 21.092,04.
- Indeks Nikkei-225 naik 194,56 poin (1,91%) ke level 10.378,03.
- Indeks Straits Times naik 34,17 poin (1,23%) ke level 2.820,98.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 70.573 kali dengan volume 3,388 miliar saham senilai Rp 2,620 triliun. Sebanyak 142 saham naik, 48 saham turun dan 59 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Indocement (INTP) naik Rp 800 ke Rp 12.900, Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 11.000, Telkom (TLKM) naik Rp 200 ke Rp 9.700, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 20.250, Tri Polyta (TPIA) naik Rp 225 ke Rp 2.550, Astra International (ASII) naik Rp 200 ke Rp 34.100, United Tractor (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 15.250, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 175 ke Rp 2.275.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 22.200, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 30.200, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 16.950, Medco (MEDC) turun Rp 50 ke Rp 2.450, Jaya Konstruksi (JKON) turun Rp 50 ke Rp 650.
(dro/qom)











































