Pergerakan IHSG pada sesi I hari ini masih didominasi dengan perburuan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Saham-saham sektor perkebunan tampaknya menjadi incaran utama investor.
Meski sempat menyentuh teritori negatif di level 2.456,213, namun IHSG berhasil mengangkat dirinya ke zona hijau hingga menyentuh titik tertinggi di level 2.476,458.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan. Bursa Jepang sudah meliburkan diri.
- Indeks Komposit Shanghai naik 14,64 poin (0,48%) ke level 3.065,16.
- Indeks Hang Seng turun 10,21 poin (0,05%) ke level 21.081,83.
- Indeks KOSPI naik 2,57 poin (0,16%) ke level 1.658,17.
- Indeks Straits Times naik 14,46 poin (0,51%) ke level 2.838,28.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 36.055 kali dengan volume 1,495 miliar saham senilai Rp 893,982 miliar. Sebanyak 54 saham naik, 73 saham turun dan 70 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Indo Tambang (ITMG) maik Rp 300 ke Rp 30.500, Mayora Indah (MYOR) naik Rp 225 ke Rp 4.200, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 13.100, Lonsum (LSIP) naik Rp 200 ke Rp 8.150, Astra International (ASII) naik Rp 150 ke Rp 34.250, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 17.100, Astra Agro (AALI) naik Rp 100 ke Rp 22.300.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 150 ke Rp 10.850, Tri Polyta (TPIA) turun Rp 125 ke Rp 2.425, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 100 ke Rp 5.550, Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 9.600, Medco (MEDC) turun Rp 50 ke Rp 2.400.
(dro/qom)











































