Pergerakan IHSG hari ini berjalan cukup lambat namun masih didominasi dengan perburuan saham-saham unggulan berkapitalisasi besar. Rentang pergerakan IHSG hari ini berkisar antara titik terendah di level 2.456,213 dan titik tertinggi di level 2.476,572.
Pada menit-menit terakhir menjelang penutupan, para penjual melakukan tekanan cukup keras. Namun para pembeli berhasil melakukan perlawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya menguat. Bursa Jepang sudah meliburkan diri.
- Indeks Komposit Shanghai naik 23,26 poin (0,76%) ke level 3.073,78.
- Indeks Hang Seng naik 236,70 poin (1,12%) ke level 21.328,74.
- Indeks KOSPI naik 5,81 poin (0,35%) ke level 1.661,35.
- Indeks Straits Times naik 16,69 poin (0,59%) ke level 2.840,51.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar sebanyak 63.662 kali dengan volume 3,263 miliar saham senilai Rp 1,902 triliun. Sebanyak 74 saham naik, 105 saham turun dan 75 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang mengalami kenaikan harga antara lain Goodyear (GDYR) naik Rp 1.100 ke Rp 9.800, Anker Bir (DLTA) naik Rp 1.000 ke Rp 62.000, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 30.600, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 13.300, Mayora Indah (MYOR) naik Rp 300 ke Rp 4.275, Lonsum (LSIP) naik Rp 150 ke Rp 8.100, Unilever (UNVR) naik Rp 150 ke Rp 11.150.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang mengalami penurunan harga antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 20.000, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 34.000, Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 9.600, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 100 ke Rp 5.550, Sampoerna Agro (SGRO) turun Rp 50 ke Rp 2.550.
(dro/qom)











































