Jika ini terealisasi, hasil pelepasan saham tersebut dipastikan dapat memperbaiki kinerja keuangan perseroan, dengan adanya pengurangan utang sebesar Rp 5 triliun, atau dari Rp 8,29 triliun menjadi Rp 3,5 triliun.
Demikian disampaikan Direktur PT Mitra Internasional Resources Tbk, Inu Dewanto Koentjaraningrat dalam paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan di gedung Medco Jalan Ampera Raya Rabu (23/12/2009) malam.
"Harapannya total utang kami akan menjadi US$ 350 - 400 juta (Rp 3-4 triliun), " ujarnya.
Menurut Inu, rencana divestasi saham yang mereka miliki di Apexindo merupakan salah satu aksi korporasi, selain restrukturisasi, untuk mengurangi porsi utang MIRA. Namun untuk aksi restrukturisasi, dirinya enggan memberi penjelasan lebih rinci, karena keterbatasan dissclose agreement .
"Untuk restrukturisasi akan ada sesi tersendiri, belum bisa kami terangkan," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sedikit kendala legal, tapi sudah ada kesepakatan. Mudah-mudahan pada kuartal I tahun depan sudah bisa dilakukan divestasi," tambah Corporate Secretary MIRA Imaculata T.M. Wattimena.
Utang perseroan yang Rp 8,29 triliun, tercatat meningkat dari period yang sama tahun lalu yang Rp 8,23 triliun. Peningkatan utang disebabkan masih belum terselesaikannya akusisi Apexindo pada akhir tahun lalu, yang sebelumnya dimiliki SSI Pte. Ltd.
(wep/epi)











































