Ratu Prabu Dapat Pinjaman US$ 50 Juta

Ratu Prabu Dapat Pinjaman US$ 50 Juta

- detikFinance
Senin, 28 Des 2009 12:59 WIB
Ratu Prabu Dapat Pinjaman US$ 50 Juta
Jakarta - PT Ratu Prabu Energy Tbk (ARTI) raih komitmen pinjaman sebesar US$ 50 juta dari sebuah bank asal Uni Eropa. Dananya akan digunakan untuk  pengembangan bisnis pertambangan anak usahanya PT Pasifik Masao Mineral yang baru diakuisisi Oktober 2009.

Menurut Direktur Utama ARTI, Bur Maras, dana direncanakan untuk pengembangan bisnis, dengan agenda eksplorasi tambang emas dan tembaga di wilayah Kalimantan.

"Komitmen kami dapat dari satu bank luar negeri asal eropa. Bulan depan harapannya bisa dimulai (MoU)," kata Maras usai paparan publik di gedung Ratu Prabu I, Jl TB Simatupang, Jakarta, Senin (28/12/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tambang emas dan tembaga merupakan lini bisnis baru yang perseroan jajaki, setelah sebelumnya mereka konsentrasi di bisnis minyak dan gas serta properti. Potensi cadangan tambang yang terdapat di  Kalimatan Tengah sebesar lebih dari US$ 6 miliar.

"Dari laporan salah satu konsultan  menyebut deposit tambang kita lebih dari US$ 6 miliar. Dengan harga emas US$ 1.000 (per troy once)," ujarnya.

Namun nilai bersih atas potensi produksi emas dan tambaga, lanjut Maras, belum dipastikan dan masih terus dihitung sampai saat ini. "Kami akan keluar biaya sekitar US$ 37 juta untuk rencana ini," tambahnya.

Dana US$ 37 juta, disiapkan untuk pembelian alat-alat berat untuk mengangkut hasil tambang ke pabrik perseroan. Selain itu, perseroan juga mempersiapkan infrastruktur jalan serta pembelian bahan bakar solar.

Tahap awal, ARTI belum mentargetkan pendapatan atas lini bisnis tambang ini. Rencananya pada tahun 2013, baru menghasilkan pendapatan meskipun jumlahnya masih kecil.

"Kontribusi ke pendapatan masih belum. Karena masih kami kembangkan dalam 3 tahun mendatang. Mudah-mudahan tahun ke-3 sudah bisa memproduksi," imbuhnya.

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads