Menurut Presiden Direktur DEWA Adwin Suryohadiprojo, perseroan tidak menutup kemungkinan menjadi kontraktor pada area tambang Newmont, terkait akuisisi 24% saham Newmont oleh PT Multi Daerah Bersaing.
Perusahaan yang disebut terakhir merupakan anak usaha duet pemda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Multicapital, anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, perseroan memiliki dua kontrak jangka panjang dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia. Area tambang KPC terdapat di wilayah Bengalon, dan Arutmin di wilayah Asam-Asam.
Sampai akhir tahun 2009, DEWA memprediksi dapat menghasilkan overburden sebesar 44,4 bcm (billion cubic meter), atau meningkat 10% dibanding posisi triwulan III 2009 40,49 bcm. Sedangkan untuk pendapatan, sampai akhir tahun ini diprediksi dapat mencapai US$ 224 juta . Padahal sampai akhir September 2009, perseroan mencatat penurunan pendapatan sebesar 8,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
"Sampai akhir tahun, overburden kita maksimal tumbuh 10%," kata Direktur DEWA Gani Bustan seusai paparan publik.
Sedangkan proyeksi tahun depan, perseroan menargetkan pertumbuhan produksi mencapai 92 bcm, dengan pendapatan US$ 269 juta.
"Untuk EBITDA 2010, proyeksinya mencapai US$ 77,29 juta," imbuhnya.
(wep/dro)











































