Kenaikan IHSG terjadi di tengah volume transaksi yang tipis dan bursa regional yang variatif namun cenderung positif. Analis memperkirakan IHSG bisa terus bertahan di level 2.500 hingga akhir perdagangan tahun 2009 pada Rabu besok.
Pada perdagangan Selasa (29/12/2009), IHSG ditutup menguat 9,302 poin (0,37%) ke level 2.518,994. Indeks LQ 45 juga menguat 0,505 poin (0,10%) ke level 495,545.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Nikkei-225 menguat tipis 3,83 poin (0,04%) ke level 10.638,06.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 22,98 poin (0,72%) ke level 3.211,76.
- Indeks KOSPI melemah 13,11 poin (0,78%) ke level 1.672,48.
- Indeks Straits Times naik 12,97 poin ke level 2.868,65.
- Indeks Hang Seng naik 19,22 poin ke level 5.422,14.
Perdagangan sangat tipis, dengan transaksi di seluruh pasar hanya mencatat frekuensi 61.826 kali pada volume 2.819 juta lembar saham senilai Rp 2,458 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 59 saham turun dan 62 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Bumi Resources (BUMI) naik Rp 100 menjadi Rp 2.500, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 menjadi Rp 4.575, Timah (TINS) naik Rp 110 menjadi Rp 1.970, Indofood (INDF) naik Rp 100 menjadi Rp 3.575, International Nickel (INCO) naik Rp 125 menjadi Rp 3.700.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya di jajaran top loser antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 9.500, Astra International (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 33.950, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 4.600, PGN (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 3.900, BRI (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 7.600, PTBA turun Rp 200 menjadi Rp 17.200.
(qom/qom)











































