IHSG Tutup Perdagangan 2009 di Posisi Tertinggi

IHSG Tutup Perdagangan 2009 di Posisi Tertinggi

- detikFinance
Rabu, 30 Des 2009 16:14 WIB
IHSG Tutup Perdagangan 2009 di Posisi Tertinggi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan tahun ini di posisi tertingginya sepanjang 2009. Penguatan saham Astra International (ASII) memberi kontribusi besar bagi penguatan IHSG.

Pada perdagangan Rabu (30/12/2009), IHSG ditutup menguat 15,362 poin (0,61%) ke level 2.534,356. Indeks LQ 45 juga menguat 2,743 poin (0,55%) ke level 498,288. Menurut Menkeu Sri Mulyani, IHSG menjadi salah satu indeks yang terbaik di dunia.

Level tertinggi IHSG tahun ini terjadi 6 Oktober 2009 ketika IHSG ditutup di level 2.528,146. Titik intraday tertinggi dicapai pada 7 Oktober 2009 ketika IHSG sempat menyentuh level 2.559.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara titik terendah penutupan IHSG di 2009, terjadi pada 2 Maret 2009 di level 1.256,109, sedangkan untuk titik terendah intraday terjadi pada angka 1.252,871 pada hari yang sama.

Bursa-bursa regional pada perdagangan Rabu cukup variatif:
  • Indeks Nikkei-225 ditutup melemah 91,62 poin (0,86%) ke level 10.546,44.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 50,84 poiun (1,58%) ke level 3.262,60.
  • Indeks Hang Seng melemah tipis 2,82 poin (0,01%) ke level 21.496,62.
  • Indeks KOSPI naik tipis 10,29 poin (0,62%) ke level 1.682,77.
  • Indeks S&P/ASX 200 melemah 11,8 poin (0,24%) ke level 4.833,3.

Namun perdagangan saham di hari terakhir ini sangat tipis, dengan frekuensi di seluruh pasar hanya 63.996 kali pada volume 2.803 juta lembar saham senilai Rp 2,111 triliun. Sebanyak 93 saham naik, 70 saham turun dan 82 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 750 menjadi Rp 34.700, United Tractor (UNTR) naik Rp 150 menjadi Rp 15.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 menjadi Rp 21.550, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 4.700, BCA (BBCA) naik Rp 125 menjadi Rp 4.850, Indocement (INTP) naik Rp 300 menjadi Rp 13.700.

Sedangkan saham-saham yang yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.425, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 9.450, Indofood (INDF) turun Rp 25 menjadi Rp 3.550, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 25 menjadi Rp 4.550, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 150 menjadi Rp 31.800, Astra Astro Lestari (AALI) turun Rp 100 menjadi Rp 22.750.



(qom/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads