Menurut Direktur PT Catur Sentosa Adiprana Tbk Triana, sampai akhir tahun 2009 perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp 2,85 miliar atau naik 5% dibanding periode yang sama tahun 2008.
Pada triwulan IV tahun lalu saja, CSAP berhasil membukukan pendapatan (unaudited) sekitar Rp 740 miliar, atau tertinggi dibandingkan di ketiga kuartal sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, pada tahun lalu perseroan memang berada pada tahap konsolidasi. CSAP menata ulang dan merubah strategi dari tiga lini usaha utama mereka.
"Utamanya dari segmen ritel yang kami harapkan menjadi motor pertumbuhan bagi Perseroan di masa mendatang," ujarnya.
Hingga kini, CSAP memiliki 25 outlet ritel. Dan pada tahun 2009, perseroan telah membuka dua outlet baru Mitra10 Superstore di wilayah Bali dan Gading Serpong. Tahun ini pun, mereka tetap melakukan ekspansi. Namun sayang dirinya tidak menyebut secara rinci berapa dan dimana lokasi pembukaan outlet baru tersebut.
Selain ekspansi, CSAP juga telah bekerjasama dengan perusahaan furniture Thailand dengan membentuk anak usaha baru sebagai ekslusif distributor untuk Indonesia.
Dengan brand SB Furniture, perseroan mengharap akan memperlengkapi line up retail yang diusung oleh Mitra10, anak perusahaan CSAP yang khusus bergerak di bidang retail bahan bangunan.
“Dengan adanya prediksi pertumbuhan Indonesia di kisaran 3,3 % serta semakin menguatnya daya beli masyarakat yang tercermin dari rendahnya inflansi dan stabilnya BI (Bank Indonesia) rate, kami yakin CSAP akan meraih pertumbuhan sebesar 15% di tahun 2010,” imbuh Triana.
(wep/epi)











































