"Pusat kendali kami di Singapura telah disiapkan dan beroperasi penuh sejak terjadinya insiden dan terus memonitor perkembangan yang terjadi dengan dekat dan seksama," ujar Direktur BLTA Kevin Wong dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip detikFinance, Senin (03/01/2010).
Ia menjelaskan, seluruh awak kapal yang berjumlah 24 orang berada dalam keadaan selamat ketika insiden terjadi. Menurutnya, para awak kapal antara lain berasal dari Indonesia, China, Vietnam, dan Nigeria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MT Pramoni kehilangan kontak dengan technical manager ketika melewati Teluk Aden dalam perjalanannya menuju Kandla, India," katanya. (wep/ang)











































