Saham-saham unggulan terus menanjak sejak awal perdagangan, namun belum disertai volume perdagangan yang besar. Sebagian investor belum kembali dari libur panjangnya.
Pada perdagangan Senin (4/1/2010), IHSG ditutup menguat hingga 41,057 poin (1,62%) ke level 2.575,413. Indeks LQ 45 naik 9,626 poin (1,93%0 ke level 507,914.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kenaikan IHSG hanya disertai dengan volume yang tipis, dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 63.604 kali pada volume 2.174 juta lembar saham senilai Rp 2,374 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 70 saham turun dan 60 saham stagnan.
"Saya pikir ini masih faktor liburan juga ya, jadi investor masih menunggu aktivitas perdagangan hari ini. Tapi kita lihat optimisme sudah ada dimana-mana. Saya kira begitu laporan keuangan akhir tahun sudah pada keluar, baru akan bullish. Investor menunggu momentum laporan keuangan," ujar Ketut Tri Bayuna, analis Bali securities kepada detikFinance.
Bursa-bursa Asia mengawali perdagangan awal tahun ini dengan cukup variatif.
- Indeks Hang Seng melemah 49,22 poin (0,23%) ke level 21.823,28.
- Indeks Nikkei-225 naik 108,35 poin (1,03%) ke level 10.654,79.
- Indeks Straits Times melemah tipis 3,41 poin ke level 2.894,21.
Bursa Asia-Pasifik lainnya: Shanghai melemah 0,38%, KOSPI naik 0,79%, Taipei naik 0,24%, Manila melemah 1,56%.
Sedangkan bursa-bursa Eropa hampir seluruhnya bergerak positif, Indeks FTSE 100 naik 0,29%, CAC 40 Paris naik 0,40% dan DAX 30 Frankfurt naik 0,30%.
Saham-saham paling aktif yang berada di jajaran top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 600 menjadi Rp 35.300, PTBA naik Rp 550 menjadi Rp 17.800, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 menjadi Rp 32.050, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 225 menjadi Rp 4.925, International Nickel (INCO) naik Rp 225 menjadi Rp 3.875, United Tractor (UNTR) naik Rp 200 menjadi Rp 15.700.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya di top loser antara lain, Indosata (ISAT) turun Rp 25 menjadi Rp 4.700, Bakrie Telecom (BTEL) turun Rp 5 menjadi Rp 142, BW Plantations (BWPT) turun Rp 10 menjadi Rp 510.
(dro/qom)











































