Rupiah Perkasa di Perdagangan Perdana

Rupiah Perkasa di Perdagangan Perdana

- detikFinance
Senin, 04 Jan 2010 16:52 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan awal tahun 2010 ini dengan penguatan, berkat masuknya aliran dana-dana ke aset-aset lokal.

Pada perdagangan Senin (4/1/2010), rupiah ditutup menguat ke level 9.340 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.395 per dolar AS.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, nilai tukar rupiah sudah menguat sejak tahun 2009 dan mencetak kenaikan tertinggi di kawasan Asia. Selama tahun 2009 nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 15% atau rata-rata berada diposisi Rp 10.408.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nilai tukar rupiah mengalami apresiasi hingga 15%, ini merupakan kompensasi sewaktu rupiah melemah hingga 12.000 kemarin. Apresiasi ini merupakan perkuatan yang tertinggi dikawasan Asia," ungkap sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung Depkeu, Jakarta.

Pemerintah mengasumsikan nilai tukar rupiah sampai dengan akhir tahun 2010 akan berada di posisi 9500 per dolar AS.

"Asumsi di tahun 2009 ini, rupiah mencapai kisaran 9435 dan sampai dengan akhir tahun 2010 akan berada di kisaran 9500," tambahnya.

Di pasar Asia, dolar AS juga sedang menghadapi tekanan terutama atas yen. Para eksportir melepas dolar AS untuk mencukupi neracanya setelah libur panjang.

Dolar AS tercatat melemah atas yen ke 92,79 yen, dibandingkan sebelumnya di 93 yen. Namun euro melemah atas dolar ke posisi 1,4299 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4323 dolar.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads