IHSG Sukses Bertahan di 2.600

IHSG Sukses Bertahan di 2.600

- detikFinance
Selasa, 05 Jan 2010 16:12 WIB
IHSG Sukses Bertahan di 2.600
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses bertahan di atas level 2.600 pada penutupan perdagangan kedua tahun 2010. Posisi IHSG tertinggi sejak penutupan 5 Maret 2008 di level 2.639.

Perburuan saham-saham raksasa pertambangan dan perkebunan menjadi penggerak utama kenaikan IHSG. Melonjaknya volume dan nilai transaksi menunjukkan bahwa January Effect sudah mulai muncul mengangkat IHSG.

Pada perdagangan Selasa (5/1/2010), IHSG ditutup menguat 29,864 poin (1,15%) ke level 2.605,277. Indeks LQ 45 juga menguat 6,355 poin (1,25%) ke level 514,269.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks saham tambang naik tertinggi sebesar 57,936 poin (2,56%) ke level 2.314,102, diikuti indeks saham perkebunan naik 30,240 poin (1,67%) ke level 1.835,269.

Rentang pergerakan IHSG hari ini tak sempat menyentuh teritori negatif. Level pembukaan IHSG di level 2.575,917 menjadi titik terendah, sedangkan level tertinggi yang dicapai IHSG hari ini di level 2.606,069.

Bursa-bursa regional Asia juga mengawali perdagangan awal 2010 dalam sentimen yang luar biasa positif, sedangkan sebagian besar bursa Eropa dibuka di teritori negatif siang tadi.

  • Indeks Hang Seng melejit 456,3 poin (2,09%) ke level 22.279,58.
  • Indeks Nikkei-225 naik 27,04 poin (0,25%) ke level 10.681,83.
  • Indeks Straits Times naik 22,45 poin (0,78%) ke level 2.917,00.
  • Indeks FTSE turun 16,13 poin (0,26%) ke level 5.484,21.

Perdagangan saham hari kedua 2010 mendadak ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 123.647 kali pada volume 5,922 miliar lembar saham senilai Rp 5,162 triliun. Sebanyak 136 saham naik, 64 saham turun dan 56 saham stagnan.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain Anker Bir (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 64.000, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.250 ke Rp 33.300, United Tractors (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 16.100, Unilever (UNVR) naik Rp 350 ke Rp 11.400, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 250 ke Rp 2.675, Indocement (INTP) naik Rp 200 ke Rp 14.050, Astra Agro (AALI) naik Rp 350 ke Rp 24.200, Matahari Departement Store (LPPF) naik Rp 190 ke Rp 1.000.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 50 ke Rp 21.750, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 50 ke Rp 5.700, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 50 ke Rp 5.550, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 ke Rp 4.875, International Nickel (INCO) turun Rp 50 ke Rp 3.825.
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads