Menjelang penutupan sesi I, tiba-tiba terjadi pertarungan keras antara para pembeli dengan para penjual. IHSG bolak-balik di teritori negatif dan positif. Dorongan beli tampak mulai melemah sejak pertengahan perdagangan sesi I. Namun IHSG masih berhasil bertahan di atas level 2.600 setelah sempat menyentuh level 2.599.
Pada perdagangan Rabu (6/1/2010) sesi I, IHSG ditutup melemah 1,309 poin (0,05%) ke level 2.603,968. Indeks LQ 45 juga melemah 0,489 poin (0,09%) ke level 513,780.
Indeks saham tambang masih naik sebesar 14,215 poin (0,61%) ke level 2.328,317, sedangkan indeks saham perkebunan turun 1,707 poin (0,09%) ke level 1.833,562. Rentang pergerakan IHSG pada sesi I hari ini berada dalam kisaran 2.599,627 dan 2.622,116.
Bursa-bursa regional Asia masih berkutat di teritori positif.
- Indeks Hang Seng naik 186,17 poin (0,84%) ke level 22.465,75.
- Indeks Nikkei-225 naik 71,40 poin (0,67%) ke level 10.753,54.
- Indeks Straits Times naik 14,72 poin (0,50%) ke level 2.935,00.
- Indeks KOSPI naik 11,57 poin (0,68%) ke level 1.702,32
Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain Indo Tambang (ITMG) naik Rp 450 ke Rp 33.750, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp 18.100, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 7.900, Hexindo (HEXA) naik Rp 150 ke Rp 3.300, Indika (INDY) naik Rp 125 ke Rp 2.375, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 100 ke Rp 5.650.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Anker Bir (DLTA) turun Rp 1.000 ke Rp 63.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 200 ke Rp 21.550, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 ke Rp 16.000, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 4.775, Astra Agro (AALI) turun Rp 100 ke Rp 24.100, BRI (BBRI) turun Rp 100 ke Rp 7.750, Telkom (TLKM) turun Rp 50 ke Rp 9.550, BCA (BBCA) turun Rp 50 ke Rp 5.050. (dro/dnl)











































