Pada perdagangan Rabu (6/1/2010), rupiah ditutup menguat ke level 9.275 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.325 per dolar AS.
Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution mengakui, pergerakan rupiah sejak perdagangan awal tahun memang terus menguat. Menurutnya, penguatan tersebut karena sedang terjadi aliran modal asing ke dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, saat ini BI masih melakukan pemantauan penuh terhadap pergerakan rupiah tersebut. BI belum akan mengambil tindakan jika rupiah masih bergerak dalam wilayah yang wajar.
"Kita lakukan tindakan kalau perlu. Kita biarkan bergerak sepanjang masih dalam wilayah yang bisa diterima," ungkapnya.
(ang/qom)











































