Sears Holdings Corp. dan Bed Bath & Beyond Inc. rally 6.9% setelah pendapatannya melebihi prediksi analis. General Electric Co. rally 5.2% setelah JPMorgan Chase & Co. menaikkan target harga perusahaan tersebut. Indeks S&P 500 (+0.4%) 1,141.69 dan Dow Jones (+0.3%) 10,606.86.
Regional Pagi: Saham Jepang menguat akibat spekulasi pendapatan di luar negeri akan naik seiring dengan melemahnya yen ke level terendahnya terhadap dolar sejak bulan Agustus. Toyota Motor Corp. yang 31% pendapatannya diperoleh dari Amerika Utara +2% setelah menteri keuangan Jepang mengatakan ia mengharapkan yen sedikit lebih melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Crude oil diperdagangkan di bawah $83/barel setelah mengalami penurunan untuk pertama kalinya dalam 11 hari setelah penguatan dolar terhadap euro dan Cina mulai memperlambat pinjaman bank. Kemarin minyak sempat turun 0.6% setelah jumlah warga Amerika yang mengisi klaim pengangguran lebih sedikit dari prediksi dan bank sentral Cina menjual 3-months bills pada tingkat suku bunga yang lebih tinggi dalam 19 minggu.
Crude oil untuk pengiriman Februari diperdagangkan pada $82.7/barel. Crude Oil (-0.04%) $82.6/bbl, Gold (-0.5%) $1.126/oz, CPO (+0.3%) 2.626 RM/MT, Nickel (-3.7%) 18.455/MT, Tin (-2%) $17.475/MT.
Economic & Industrial News
Economic : WNA Akan Diperbolehkan Memiliki Rumah Sendiri
Ekspartriat di Indonesia dalam waktu dekat akan dapat membeli perumahan di Indonesia setelah Menteri Perumahan Rakyat mengumumkan rencana perubahan peraturan yang akan membuat warga negara asing di Indonesia dapat memiliki rumah di kota dan zona ekonomi khusus seperti di Batam dan Kalimantan. Rencana ini muncul setelah beberapa developer property mengajukan kemudahan peraturan bagi kepemilikan property warga negara asing.
Economic: Pemerintah akan terbitkan 4 seri SUN
Pemerintah berencana menarik pembiayaan perdana untuk tahun ini sebesar Rp5 triliun melalui penerbitan 4 seri surat utang negara (SUN) pada Selasa pekan depan. Keempat Seri SUN berdenominasi rupiah yang akan diterbitkan, a.l. Seri SPN20110113 dengan tenor 1 tahun, seri FR0027 dengan tingkat bunga tetap (fixrate) 9,5% dan waktu jatuh tempo 15 Juni 2015, serta seri FR0028 dengan bunga tetap 10% dan waktu jatuh tempo 15 juli 2017. Terakhir seri FR0052 dengan bunga tetap sebesar 10,5% dan waktu jatuh tempo 15 agustus 2030.
Corporate news
PNLF: Alihkan Saham Bank Panin
PNLF telah menjual 2,69% kepemilikan sahamnya di Bank Panin ke PT Panin Anugrah Life. PNLF menjual sebanyak 298 juta saham dengan harga Rp 800 per saham. Dari penjualan saham tersebut PNLF memperoleh dana sebesar Rp 238,4 miliar.
APEX: Akusisi Dijajaki Soros
Perusahaan investasi asal US milik Goerge Soros tengah menjajaki akusisi sekitar 40-51% saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), anak usaha MIRA. Para investor tersebut tertarik membeli saham Apexindo, menyusul tren kenaikan harga minyak dunia yang menembus level US$80 per barel.
UNSP : Bakrie Sumatera Masuki Bisnis Bibit CPO
PT Bakrie Sumatera Plantation yang belum selesai mengakuisisi Domba Mas sedang memasuki bisnis baru yaitu pembibitan CPO. Untuk mencapai tujuan tersebut, UNSP akan mendirikan anak usaha baru bernama Bakrie Agriculture Research Institute (BARI). UNSP akan menginvestasikan US$5 juta untuk pendirian BARI.
INDF: Alihkan Saham Anak Usaha
PT Indofood Sukses Makmur Tbk telah menjual dan mengalihkan seluruh saham anak perusahaannya kepada PT Indofood CBP Sukses Makmur. Saham yang sudah dialihkan adalah PT Surya Rengo Containers sebanyak 1,2 juta saham, PT Nestle Indofood Citrarasa sebanyak 25.000 saham, dan Indofood Food Industries Sdn Bdh sebanyak 3,49 juta saham.
BBCA: Akhir 2009, Kredit Capai Rp 123 Triliun
Pada akhir tahun lalu, BBCA membukukan kredit sebesar Rp 123 triliun, naik sekitar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi dari yang diprediksikan yakni 8%. Sementara, untuk tahun 2010, perusahaan menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 15%.
BUDI: Raih Laba Bersih Rp140 Miliar
PT Budi Acid Jaya Tbk (BUDI) membukukan pendapatan tahun lalu sekitar Rp1,75 triliun atau naik dibandingkan tahun lalu Rp1,55 triliun. Laba bersih mencapai Rp140 miliar atau melonjak dibandingkan realisasi akhir 2008 sebesar Rp32,98 miliar. Peningkatan keuangan akan dikontribusikan penjualan dua pabrik glukosa yang sedang dibangun di Lampung dan Solo.
MLPL: Reverse Stock Multipolar Tertunda
MLPL gagal memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan reverse stock sebesar 1:4, dikarenakan RUPSLB yang digelar kemarin tidak kuorum. RUPSLB tersebut hanya dihadiri oleh 43,8% pemegang saham.
CPRO: Peringkat Diturunkan Menjadi 'C'
Peringkat utang jangka panjang PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) dalam mata uang asing turun dari 'CC menjadi 'C' . Penurunan peringkat issuer default ini diberikan oleh Fitch Ratings.Pihaknya juga menurunkan peringkat obligasi senior perseroan senilai US$325 juta dari 'CC' menjadi 'C'. Obligasi yang jatuh tempo 2012 ini diterbitkan oleh Blue Ocean Resorces Pte Ltd dan dijamin CP Prima serta anak usahanya.
BKSL : Fokus Jual 2 Klaster
BKSL fokus menggarap 2 klaster andalannya Pine Forest dan Hilltop Residences pada awal tahun ini, dan masih merancang ekspansi baru. Harga perumahan di Sentul City sudah mengalami kenaikan cukup signifikan apalagi setelah beroperasinya jalan tol Bogor Ring Road. Pada tahap pertama penjualan, Pine Forest diluncurkan dengan harga Rp270 juta-an per unit, tetapi kini terjadi kenaikan 48% menjadi Rp400 juta-an. Sedangkan harga Hilltop Residences tidak mengalami kenaikan, masih berkisar Rp1 M-Rp4 M per unit.
Rumor
Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berpotensi menguat menuju Rp3.500 dalam jangka pendek dan menengah. Salah satu perusahaam migas asing disebut-sebut oleh beberapa pelaku pasar tertarik membeli 11,72% saham simpanan (treasury stock) perseroan. Pada perdagangan kemarin, MEDC ditutup stagnan di posisi Rp2.575.
Harga saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpeluang mencapai level Rp155-160 dalam jangka pendek. Pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 130 MW oleh perseroan awal tahun ini menjadi momentum kenaikan harga KIJA. Perseroan dikabarkan sedang bernegosiasi dengan PLN mengenai kesepakatan jual beli listrik. Pada perdagangan kemarin, KIJA ditutup naik Rp1 (0,8%) ke level Rp122.
Corporate Action
Hari ini (8/01), cum date right issue Energi Mega Persada Tbk (ENRG), ratio 20 (new):11(old) Rp 185 Ex date (11/01)
Technical Picks
- BBRI (7650) –BUY on Weakness
- BISI (1530) – BUY
- CTRA (590) – BUY
- KLBF (1350) – SELL.
(etr/qom)











































