"Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek CPRO di seluruh pasar terhitung sejak sesi I 8 Januari 2010 sampai dengan pengumuman lebih lanjut," ujar Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Riil, I Gede Nyoman Yetna dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (8/1/2010).
Menurut Nyoman, penghentian sementara dilakukan terkait kabar yang mengatakan bahwa CPRO telah mengalami gagal bayar atas bunga obligasi sebesar US$ 17,9 juta. Bunga obligasi tersebut merupakan bunga atas obligasi perseroan senilai US$ 325 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dro/qom)










































