Perdagangan BEJ Diprediksi Turun
Rabu, 14 Apr 2004 10:42 WIB
Jakarta - Perdagangan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) kemungkinan akan mengalami penurunan pada Rabu (14/4/2004) ini sekaligus merespon penurunan Wall Street serta penurunan bursa saham regional. Demikian seperti dilansir Reuters.Beberapa dealer memperkirakan nilai perdagangan masih tipis pada pekan ini karena para investor asing masih tetap menghindari bursa dan para investor lokal cemas karena mereka menunggu hasil pemilu legislatif 5 April lalu.Penghitungan suara berlangsung lamban dan dua partai terbesar hanya memiliki selisih suara yang tipis. Meredanya tuntutan untuk melakukan penghitungan suara kembali berdampak negatif bagi kepercayaan bursa.Seorang dealer lokal mengatakan saham distributor mobil terkemuka PT Astra International Tbk kemungkinan menguat setelah perusahaan itu melaporkan kuatnya penjualan mobil selama Maret 2004 lalu.Astra melaporkan Selasa kemarin bahwa total penjualan mobil Maret lalu, termasuk ekspor, melonjak 40 persen menjadi 20.510 unit dibanding periode yang sama tahun lalu. Saham Astra ditutup tidak berubah sebesar Rp 5.500 di perdagangan Selasa kemarin.Para analis mengungkapkan, penjualan kendaraan baru di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 10 persen pada tahun ini, yang didukung oleh penurunan tingkat suku bunga, berbagai model mobil dengan harga murah serta pembelian mobil yang terkait pemilu 2004.Indeks harga saham gabungan BEJ ditutup naik 0,51 persen ke 771,74 poin di perdagangan Selasa kemarin.
(ani/)











































