Technical Rebound Berlanjut, Indeks Naik 6,249 Poin
Rabu, 14 Apr 2004 16:26 WIB
Jakarta - Technical rebound kembali berlanjut pada perdagangan, Rabu (14/4/2004), yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 6,249 poin pada level 777,988. Saham Telkom dan Astra Agro Lestari memimpin kenaikan indeks hari ini.Indeks LQ-45 yang memuat 45 saham yang paling aktif diperdagangkan naik 1,413 poin pada level 170,214, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,848 poin pada level 134,846, Indeks Papan Utama (MBX) naik 2,235 poin pada level 208,689 dan Indeks Papan Pengembangan (DBX) naik 0,511 poin pada level 181,231.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 17.249 kali pada volume 3,326 juta lot saham senilai Rp 835,383 miliar. Sebanyak 70 saham naik, 43 saham turun dan 277 saham lainnya stagnan.Saham-saham yang mencatat kenaikan harga tertinggi (top gainer) antara lain Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 400 menjadi Rp 2.550, Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi Rp 8.100, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 150 menjadi Rp 13.450, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 150 menjadi Rp 3.375, Adhi Karya (ADHI) naik Rp 110 menjadi Rp 435, Adira Multi Finance (ADMF) naik Rp 100 menjadi Rp 2.300, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 1.450 dan Indosiar (IDSR) naik Rp 25 menjadi Rp 550.Sedangkan di jajaran top loser, saham-saham yang mengalami penurunan harga di antaranya Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 4.100, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 1.250, Bank BCA (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 3.700, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 1.350 dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 25 menjadi Rp 4.475.Kenaikan indeks hari ini terutama dipicu sentimen positif dari beberapa emiten seperti Astra Agro Lestari. Selain karena meningkatnya produksi CPO pada kuartal pertama, kenaikan saham emiten ini juga akibat rumor yang menyebutkan Astra Internasional selaku induk perusahaan akan menambah kepemilikannya hingga 70 persen.Selain itu, kenaikan indeks juga dipengaruhi oleh naiknya saham Indosiar menyusul rencana perseroan untuk menjadi holding company. Kenaikan indeks juga ditunjang oleh sentimen positif dari sejumlah bursa regional.
(ani/)











































