Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 12 Jan 2010 09:15 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Harapan akan meningkatnya aktifitas manufaktur global di US menyebabkan kenaikan saham Industri pada perdagangan kemarin dibantu juga ekpektasi laporan keuangan Alcoa Inc. Setelah market tutup, Alcoa melaporkan pendapatan yang melebihi estimasi namun laba di bawah prediksi.

Laporan ini akan memberikan gambaran akan laporan-laporan perusahaan lainnya untuk kuartal terakhir 2009. Kenaikan yang diperoleh Alcoa banyak dipengaruhi oleh naiknya ekspor Cina sebesar 18% pada Desember lalu. Indeks S&P 500 (+0.2%) 1,146.98, Dow Jones (+0.4%) 10.663.99 dan Nasdaq (+0.2%) 2,312.41.
Mayoritas saham Jepang menguat dipimpin oleh pedagang komoditas setelah harga tembaga dan emas menguat.
Regional Pagi:  Mitsubishi Corp., (+1.3 ). Mitsui & Co., No. 2, (+ 2.1). Nippon Yusen K.K.(+2.7). Bursa saham Australia dibuka melemah pada awal perdagangan, dengan pelemahan sektor pertambangan. Alumina Ltd (-4,1%) BHP Billiton Ltd. (-1,4%) dan Rio Tinto (-0,8%), namun Newcrest Mining Ltd (+1,2%) menyusul penguatan harga emas. S&P/ASX 200 index (-0.4%) 4,932.8 . Nikkei 225 (+0.05%) 10,804,KOSPI Index (+0.26%) 1,698 ,STI (+0.27) 2941.

Commodity: Crude oil mengalami penurunan untuk hari kedua akibat perkiraan akan membaiknya cuaca akan terjadi di wilayah timur seperti NY dan Boston. Crude oil untuk pengiriman Februari -0.6% menjadi $81.99/barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga emas kemarin sempat naik ke level satu bulan tertinggi akibat melemahnya dolar ke titik terendahnya terhadap euro sejak November akibat adanya spekulasi The Fed akan tetap mempertahnakan tingkat pinjaman yang berada di kisaran 0%.  Crude Oil (-0.4%) $82.2/bbl, Gold (-0.1%) $1.005.5/oz, Nickel (-3.4%) $18.100/MT, Tin (-1.7%) $17.375/MT.

Economic & Industrial News

Property: Harga Properti Bergerak naik

Sejumlah pengembang mulai berani menaikkan harga properti residensial baik apartemen maupun rumah biasa, menyusul tren penurunan suku bunga dan membaiknya makroekonomi Indonesia. Kenaikan harga mulai terjadi secara terbatas memasuki awal tahun ini, berkisar 10%-15%, setelah hampir setahun pengembang menahan penyesuaian harga. kenaikan harga akan mulai marak pada 2H10, menurut Presiden Direktur PT Bakrieland Development Tbk.

Banking : Laba Perbankan Tumbuh 20%

Ekspansi kredit boleh saja seret, tetapi laba perbankan justru meningkat signifikan menjadi Rp41,39 T per November 2009 atau naik 20% dari setahun sebelumnya Rp34,47 T. Berdasarkan data BI peningkatan laba itu ditopang oleh laba nonoperasional tumbuh menjadi Rp19,75 T dari periode yang sama sebelumnya Rp16,02 T. Selain itu, laba operasional juga meningkat ke posisi Rp36,6 T dari sebelumnya Rp32,6 T. Penopang laba terbesar di sumbang dari pendapatan bunga bersih menjadi Rp213,7 T atau naik 17,8% dari sebelumnya Rp181,4 T.

Corporate news

TBLA: Raih Laba Bersih Rp310 Miliar

Laba bersih PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) akhir 2009 melonjak menjadi Rp310 miliar dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu mencapai Rp63,33 miliar. Kenaikan laba bersih ditopang oleh keuntungan kurs mata uang asing. Adapun penjualan sepanjang 2010 diproyeksikan naik menjadi Rp3,3 triliun dibandingkan realisasi akhir 2009 sekitar Rp2,90 triliun.

IPO: Asing Ditawari 4,3% Saham PP

PT PP Tbk akan menawarkan sekitar 4,3% saham perseroan kepada investor asing melalui penawaran umum perdana (IPO) saham. Perusahaan konstruksi milik pemerintah itu bakal menggelar roadshow ke sejumlah negara, antara lain Singapura dan HongKong. PT Pembanguan Perumahan siap melepas 1,03 miliar saham (21,45%) pada Januari-Februari 2010. Dari jumlah tersebut, sekitar 207,79 juta saham (20%) merupakan jatah awal untuk investor asing.

ELTY: Cari Dana Rp 1 Triliun untuk Bidik Proyek Jalan Tol

ELTY tengah membidik penambahan 10 hingga 15 ruas jalan tol miliknya, yakni melalui keikutsertaan dalam tender baru serta pengambilalihan proyek jalan tol yang terlantar. Untuk merealisasikan rencana tersebut, ELTY akan menyiapkan dana sekitar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun. Kebutuhan dana tersebut akan ditutupi dengan kas internal dan utang bank.

TRAM: Jajaki Obligasi Hingga US$ 150 Juta

TRAM menjajaki penerbitan obligasi hingga US$ 150 juta pada semester I-2010. Dana hasil penerbitan obligasi akan dipakai untuk memenuhi belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan sepanjang tahun ini.

BMRI: Terbitkan Surat Utang Rp5 Triliun

BMRI berencana menerbitkan obligasi subordinasi sebesar Rp5 triliun, naik dari perkiraan sebelumnya yang hanya Rp3 triliun.

IPO: Emtek Oversubscribe 2 Kali Lipat

IPO PT Elang Mahkota Teknologi mendapat sambutan positif dari investor, sehingga membukukan oversubscribe hingga 2 kali lipat mencapai Rp 730 miliar. Namun, perusahaan tidak mengubah target dana yang dilepas ke pasar.

PTBA: Indonesia Power kurangi pasokan batu bara PTBA

PT Indonesia Power, anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), berencana melakukan revisi kontrak pembelian batu bara untuk kebutuhan PLTU Suralaya dari PTBA dari semula sebesar 6,1 juta ton menjadi 4,4 juta ton per tahun.

BMRI: Obligasi Mandiri Berperingkat idAA+

Pefindo memberikan peringkat idAA+ untuk obligasi subordinasi BMRI yang akan diterbitkan sebesar Rp 5 triliun. Sedangkan untuk Bank Mandiri berperingkat stabil idAAA. Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemerintah Indonesia, pangsa pasar yang kuat, dan proses transformasi yang sukses.

APOL: Raih Fasilitas Kredit Rp328 Miliar

PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman bank dan kredit baru senilai Rp328 miliar akhir tahun lalu. Fasilitas ini akan digunakan untuk membiayai modal kerja sepanjang 2010.

Corporate News



  • TBLA: Raih Laba Bersih Rp310 Miliar
  • IPO: Asing Ditawari 4,3% Saham PP
  • ELTY: Cari Dana Rp 1 Triliun untuk Bidik Proyek Jalan Tol
  • TRAM: Jajaki Obligasi Hingga US$ 150 Juta
  • BMRI: Terbitkan Surat Utang Rp5 Triliun
  • IPO: Emtek Oversubscribe 2 Kali Lipat
  • PTBA: Indonesia Power kurangi pasokan batu bara PTBA
  • BMRI: Obligasi Mandiri Berperingkat idAA+
  • APOL: Raih Fasilitas Kredit Rp328 Miliar

Rumor

Harga saham PT Asia Natural Resorces Tbk (ASIA) berpeluang menembus level Rp150 dalam jangka pendek. Ada investor asal US yang tertarik menggandeng perseroan untuk mengakuisisi tambnag emas di Aceh. Perseroan dikabarkan tengah menjajaki peminjaman dari institusi asing untuk membiayai ekpsansi di bidang pertambangan.

PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (SOBI) disebut-sebut oleh beberapa pelaku pasar bakal mendapat suntikan dana untuk membiayai ekspansi di bisnis tapioka, serta sorbitol. Perseroan mulai meningkatkan volume ekspor ke 60 negara di dunia. Ekspansi tersebut akan dijadikan momentum untuk mengangkat harga SOBI menembus level Rp2.000 dalam jangka pendek.

Corporate Action


Hari ini (12/1), listing IPO Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) sebanyak 10.00% Rp 720/saham.

Technical Picks


  • BDMN (4600) – BUY on Weakness
  • UNSP (670) – SELL on Strength
  • PTBA (18.100) – SELL
  • DOID (1660) – SELL.
 

(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads