Rencana Reverse Stock Sierad Produce Tertunda
Kamis, 15 Apr 2004 14:10 WIB
Jakarta - Perusahaan pakan ternak PT Sierad Produce Tbk (SIPD), harus menunda rencana reverse stock split (peningkatan nilai nominal saham), karena gagal mendapat persetujuan pemegang saham akibat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini tidak mencapai kuorum.Menurut Direktur Sierad Produce, Awi Tantra, kepada pers di Hotel Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (15/4/2004), penundaan rencana reverse stock tersebut karena RUPSLB yang diselenggarakan hari ini tidak mencapai kuorum. Pasalnya, RUPSLB tersebut hanya dihadiri oleh 10 persen pemegang saham perseroan. Mengenai sedikitnya jumlah pemegang saham yang hadir, menurut Awi, karena jumlah pemegang saham perseroan saat ini menyebar, sehingga batalnya RUPSLB yang pertama ini sudah diduga sebelumnya. Rencananya, RUPSLB ini akan mengagendakan reverse stock, penerbitan obligasi konversi dan penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).Awi menjelaskan, perseroan akan kembali menggelar RUPSLB kedua secepat-cepatnya dalam dua pekan mendatang. "Bila sampai tiga kali tak tercapai kuorum, maka hal ini akan diserahkan ke Bapepam," kata dia.Seperti diketahui, dalam paparan publik perseroan 17 Februari 2004, perseroan akan melakukan reverse stock sekitar 10 kali, sehingga nilai nominal yang semula Rp 300 menjadi Rp 3.000 dan nilai nominal saham yang semula Rp 500 menjadi Rp 5.000.
(ani/)











































