Saham Energi Penopang Utama Pergerakan IHSG di 2010

Saham Energi Penopang Utama Pergerakan IHSG di 2010

- detikFinance
Selasa, 12 Jan 2010 15:27 WIB
Saham Energi Penopang Utama Pergerakan IHSG di 2010
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa menyentuh level 3.000 seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan sebesar 5,5% di 2010. Saham-saham sektor energi menjadi penopang utama pergerakan IHSG tahun ini.

Demikian disampaikan pengamat pasar modal Pribadi Agung Sujagad dalam diskusi Outlook Pasar Modal Indonesia 2010 di hotel Dharmawangsa Jalan Brawijaya Jakarta Selasa (12/1/2010).

Menurutnya, seiring pemulihan ekonomi 2010, kebutuhan energi akan kembali meningkat. Saham-saham sektor energi ia proyeksikan memiliki prospek yang menarik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Likuiditas saham-saham ini juga memadai," katanya.

Emiten yang bergerak di bidang Batubara, secara keseluruhan juga masih sangat atraktif. Saham-saham seperti BUMI, ADRO. ITMG, dan PTBA jadi pilihan investasi yang menjanjikan di 2010.

"Dengan likuiditas yang baik atas saham sektor migas dan batu bara, kami perkirakan indeks bisa mencapai 3.000 pada tahun ini," ujarnya.

Kendati demikian, ia melihat laju kenaikan IHSG berpotensi menemui hambatan, terutama di triwulan I-2010. Menurutnya, kenaikan IHSG secara cepat bakal memiliki peluang terjadinya aksi ambil untung (profit taking) yang berujung pada koreksi.

"Indeks berpotensi terkoreksi pada triwulan I-2010 dari posisi saat ini di level 2.600," tambahnya.

Namun ia tetap optimis kalau secara keseluruhan pergerakan IHSG sepanjang 2010 akan berada pada tren positif. Pendorong utamanya, lanjutnya, tentu pertumbuhan ekonomi yang terjadi seiring dengan pemulihan ekonomi.

Angka pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bakal sebesar 5,5% di 2010. Ini, lanjutnya, akan mendorong kinerja fundamental yang positif pada emiten-emiten di pasar modal dan tentunya akan mendorong harga-harga saham naik sehingga bisa membuat IHSG menyentuh level 3.000.

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads