"Jumlah investor yang terdaftar itu baru 370.000, itu sudah naik 10%," kata Direktur Utama BEI Ito Warsito dalam acara kerjasama BEI dengan HIPMI, di kantonya, Rabu (13/1/2010).
Ia mengatakan dengan mencermati gairah pasar saat ini, kenaikan investor sebesar 10% sangat mungkin terjadi pada tahun ini atau sama dengan kondisi 2009 lalu.
Dikatakannya kerjasama BEI dengan HIPMI yang pagi ini berlangsung, bertujuan untuk mendorong pelaku pengusaha di Tanah Air untuk lebih memahami pasar modal. Juga mendorong anggota Hipmi sebagai investor maupun melakukan listed dilantai bursa dan melakukan diversifikasi jenis usaha di pasar modal.
"Meningkatkan kerjasama investor sebesar 2 juta investor. Paling tidak target dari invesor terdaftar 2,3 juta investor yang merupakan 1% dari jumlah penduduk Indonesia," katanya.
Ia menjelaskan partisipasi penduduk Indonesia di pasar modal sangat jauh tertinggal dengan negara-negara tetangga lainnya di ASEAN. Misalnya ia mencontohkan sebanyak 15% penduduk Malaysia sudah aktif menjadi investor di pasar modal, sedangkan Singapura hampir mencapai 50%.
"Indonesia dari sisi itu masih ketinggalan. Saya optimis artinya pertumbuhan di Indonesia masih sangat potensial," jelas Ito.
(hen/dnl)











































