CP Prima Punya Waktu 30 Hari Lunasi Bunga Obligasi

CP Prima Punya Waktu 30 Hari Lunasi Bunga Obligasi

- detikFinance
Rabu, 13 Jan 2010 14:00 WIB
CP Prima Punya Waktu 30 Hari Lunasi Bunga Obligasi
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan status bunga obligasi PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) belum gagal bayar (default). CPRO masih memiliki waktu 30 hari sejak jatuh tempo atau hingga 28 Januari 2010 untuk menyelesaikan pembayarannya.

"Menurut mereka (manajemen CPRO) posisi bunga obligasi belum default, mereka masih punya waktu 30 hari sejak jatuh tempo. Masih ada kesempatan untuk menyelesaikan," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakart, Rabu (13/1/2010).

Eddy mengatakan, manajemen CPRO telah menemui BEI guna menjelaskan duduk permasalahan seputar penundaan pembayaran bunga obligasi yang telah jatuh tempo pada 28 Desember 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah ketemu mereka, sudah jelaskan secara komprehensif kondisinya seperti apa. Kita akan kirim beberapa pertanyaan tambahan untuk memperjelas kondisi mereka," ujar Eddy.

Eddy mengatakan, BEI akan menunggu jawaban resmi dari manajemen CPRO sebelum memutuskan membuka penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham perusahaan udang terbesar di dunia tersebut.

"Kita harapkan mereka bisa menyampaikan secara tertulis. Setelah memberikan jawaban itulah, kalau mereka memberikan jawaban komprehensif akan dibuka suspensinya," ujar Eddy.

Blue Ocean Resources Pte. Ltd, anak usaha CPRO tidak dapat membayar bunga obligasi sebesar US$ 17,9 juta ketika jatuh tempo 28 Desember 2009. Blue Ocean menerbitkan obligasi global senilai US$ 325 juta pada 28 Juni 2007. Surat utang tersebut akan jatuh tempo 28 Juni 2012 mendatang. Bunganya yang ditetapkan sebesar 11% per tahun. Sedangkan pembayaran kupon ditetapkan tanggal 28 Juni dan 28 Desember di setiap tahunnya. Obligasi tersebut tercatat di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST).

Namun akibat serangan virus pada tambak udang miliknya, perseroan gagal membayar bunga obligasi sebesar US$ 17,9 juta pada jatuh tempo yang pada 28 Desember 2009. Dengan serangan virus yang tidak diinginkan dan di luar kontrol perseroan, maka perusahaan pemeringkat Fitch Ratings, menurunkan peringkat obligasi dari CC menjadi C.

Fitch Ratings juga menyatakan kekhawatirannya terhadap status obligasi global CPRO. Menurut Fitch, kas internal CPRO disinyalir tidak mampu memenuhi kewajiban membayar bunga obligasi tersebut.  Fitch telah memangkas peringkat obligasi yang dijamin penuh oleh CPRO, jika ternyata kupon yang  tidak dibayar saat jatuh tempo. "Kami akan menurunkan peringkatnya satu derajat," jelas Fitch.

(dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads