Pada perdagangan Rabu (13/1/2010), rupiah ditutup melemah tipis ke level 9.175 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.165 per dolar AS.
Di pasar regional, dolar AS bergerak mixed setelah keluarnya keputusan China tersebut. Kenaikan Giro Wajib Minimum untuk menahan laju kredit itu dikhawatirkan bisa menghambat laju pemulihan ekonomi global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"China telah menjadi kunci untuk membantu kawasan ini keluar dari resesi pada tahun lalu dan moderasi cepat dari permintaan China akan menarik sebagian dari dukungan ini," jelas analis Calyon dalam catatan risetnya seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































