"Capex tahun 2010 sekitar Rp 350 miliar. Rencananya digunakan untuk penanaman baru kelapa sawit dan perawatan tanaman," kata Head of Corporate Finance BWPT A. Kelik Irwantono saat dihubungi di Jakarta Kamis (14/1/2010).
Sumber dana, didapatkan dari hasil Initial Public Offering (IPO) beberapa waktu lalu, maksimal 60%, atau setara dengan Rp 200-250 miliar. Sisanya didapatkan dari kas internal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain akan ada penanaman sawit baru seluas 12 ribu hektar, perseroan juga memiliki tanaman immature sebesar 26.178 hektar," ujarnya.
Ia menambahkan, BWPT menargetkan peningkatan laba dan pendapatan bersih sebesar 15-20%. Ini dengan acuan, harga CPO di pasaran sekitar US$ 750.
Hingga kini perseroan telah menggunakan dana hasil IPO sebesar US$ 15 juta. Dana ini dimasukkan ke dalam pos modal kerja sebesar US$ 1,5 juta dan penanaman sekitar 7.300 hektar lahan. Penanaman dilakukan sejak Oktober 2009.
(wep/dro)











































