Bank Windu Kentjana Siap Rights Issue Kuartal IV-2010

Bank Windu Kentjana Siap Rights Issue Kuartal IV-2010

- detikFinance
Kamis, 14 Jan 2010 20:04 WIB
Bank Windu Kentjana Siap Rights Issue Kuartal IV-2010
Jakarta - PT Bank Windu Kentjana Internasional Tbk (MCOR) siap menawarkan saham baru (rights issue ) sebesar Rp 300 miliar pada kuartal IV-2010. Langkah ini dimaksudkan atas rencana ekspansi kredit perseroan dan penambahan kantor cabang di tahun yang sama.

Demikian disampaikan Direktur Utama  PT Bank Windu Kentjana Internasional Tbk Herman Sujono seusai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Kamis (14/1/2010).

"Kami rencananya akan rights issue , kalau kuartal I tidak. Paling kuartal IV atau akhir tahun 2010. Nilainya Rp 300 miliar ," katanya.

Rencana rights issue baru akan dilakukan, jika persyaratan internal sudah terpenuhi. Yaitu, saat total aset perseroan telah meningkat dari Rp 2,8 triliun, posisi akhir tahun 2009, menjadi Rp 5 triliun.

"Kalau aset jadi Rp 5 triliun, baru bisa keluar," ujarnya.

Selain aset yang meningkat hampir dua kali lipat, penerbitan saham baru akan dilakukan perseroan saat Capital Adequacy Ratio (CAR) sudah menurun hingga 12%. Saat ini posisi CAR perseroan mencapai 15,6%.

"Dengan posisi CAR yang menurun hingga 12%, berarti ekspansi kredit perseroan berhasil. Untuk itu pasti butuh penambahan modal. Karena kami perusahaan terbuka, jadi perolehan pendanaan yang dimungkinkan adalah dengan rights issue ," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, perseroan juga mengumumkan telah merubah komposisi direksi dan komisaris dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Dari hasil persetujuan rapat RUPSLB, didapatkan komposisi baru, yaitu :

  • Direktur Utama        : Herman Sujojo
  • Direktur                  : Hendri Kurniawan
  • Direktur                  : Donny Pradono Suleiman
  • Direktur                  : Bang Nathan Chistian
  • Direktur                  : Tohir Sutanto
  • Direktur                  : Setiawan Samahita
  • Komisaris Utama            : Sjerra Salim
  • Komisaris                      : Syamsuar Halim
  • Komisaris Independen     : Maman Rachman
  • Komisaris Independen     : Muhammad Rusjdi
Selain perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, pemegang saham juga menyetujui perubahan pasal 13 ayat 2 dalam anggaran dasar perseroan mengenai komposisi direksi, dari satu orang Direktur Utama dan dua orang Direktur, menjadi satu Direktur Utama, satu orang atau lebih wakil Direktur Utama, dan satu orang atau lebih Direktur.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads