Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Jumat, 15 Jan 2010 09:08 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Bursa Amerika menguat dipimpin saham-saham teknologi, sementara Euro melemah setelah Gubernur Sentral Bank Erope, Jean-Claude Trichet mengatakan outlook ekonomi Eropa masih belum jelas. Hal ini membuat bank sentral eropa menunggu sinyal pemulihan ekonomi yang kuat sebelum akhirnya menarik dana stimulus. Mata uang Euro melemah terhadap 14 dari 16 major currencies.

Index S&P 500 (+0.2%) ke level 1,148.46. Saham Intel Corp. Saham Intel Corp. naik 2.5% ke level $21.48 setelah pendapatan perseroan melebihi ekspektasi para analis. EPS perseroan untuk 4Q 2009 mencapai $ 40 sen per share, melebihi ekspektasi consensus bloomberg yang hanya sebesar $ 31 sen per share. Hari ini JPMorgan Chase & Co. dijadwalkan untuk melaporkan laporan keuangannya dan 66 perusahaan yang terdapat dalam S&P 500 dijadwalkan akan menyampaikan laporannya minggu depan.

Regional Pagi: Bursa Asia bergerak fluktuatif seiring naiknya perusahaan yang berhubungan dengan chip setelah Intel Corp memprediksikan pendapatan yang lebih tinggi dari estimasi sejumlah analis, berhasil mengimbangi pelemahan yang terjadi pada saham-saham teknologi yang turun setelah merosotnya harga minyak selama 5 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Elpida Memory Inc, produsen chip memory komputer terbesar di Jepang, naik 4,4% seiring rekomendasi buy yang diberikan oleh Goldman Sachs Group Inc. Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co (+9.3%) di Seoul setelah CEO Posco mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan tawaran atas shipbuilder.

Sementara, Santos Ltd, produsen minyak dan gas nomor 3 di Australia (-1.4%) seiring downgrade oleh Bank of America Merrill Lynch. S&P/ASX 200 (-0.4%) 4,879, Nikkei 225 (+0.1%) 10,909, Kospi (+0.5%) 1,694, STI (+0.33%) 2,919.

Commodity: Crude oil diperdagangkan di bawah $80 per barel setelah mengalami penurunan selama lima minggu setelah naiknya klaim pengangguran US dan turunnya penjualan ritel. Crude oil diperdagangkan pada $79.11/barel.

Harga copper turun setelah adanya laporan yang menunjukkan penjualan ritel US mengalami penurunan di bulan Desember sebesar 0.3% berdasarkan data department perdagangan. Copper untuk pengiriman Maret -0.4% menjadi $3.3875/pound. Crude oil (-0.4%) $79.1/bbl, Gold (+0.2%) $1.145/oz, CPO (-1.7%) 2.480 RM/MT, Nickel (unc) $18,300/MT, Tin (+2.4%) $18,425/MT.

Economic & Industrial News

Economic: Tekanan Inflasi Terasa Lebih Cepat

Kalangan ekonom memproyeksikan tekanan berat inflasi di Indonesia akan terasa sejak kuartal II tahun ini atau lebih cepat dari perkiraan pemerintah yang memperkirakan pada semester II. Ekonom Kepala PT Bank Negara Indonesia Tbk mengatakan tekanan inflasi dapat mulai dirasakan pada kuartal II seiring dengan ekspektasi perekonomian global yang akan pulih kembali lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Economic: Laju Ekspor 2009 Diprediksi Minus 15%

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan realisasi pertumbuhan nilai ekspor sepanjang 2009 bisa menyentuh minus 15%, atau lebih rendah dari target pemerintah minus 10%. Menurut Kepala BPS, realisasi angka ekspor 2009 pasti akan negatif dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya karena secara keseluruhan masih diselimuti krisis ekonomi global. Ini berbeda dengan 2008 di mana krisis hanya menghantam separuh tahunnya.

Economic: Bapepam LK Persingkat Proses Izin Penjualan

Bapepam LK sedang mengajukan usul kepada BI untuk pengajuan penyatuan permohonan izin efektif dan izin agen penjualan reksadana. Jika disetujui, para MI bisa mempersingkat proses penjualan sebuah reksadana baru .

Corporate news


AALI: Produksi Naik 10%

PT Astra Agri Lestari Tbk (AALI) mencetak kenaikan produksi minyak kelapa sawit (CPO) sebesar 10,3% sepanjang 2009 dari 981,53 ribu ton menjadi 1,08 juta ton. Kenaikan ditopang peningkatan produksi tandan buah segar (TBS) perseroan. Produksi TBS naik 9,1% dari 3,93 juta ton pada 2008 menjadi 4,29 juta ton. Kenaikan berasal dari wilayah perkebunan di Kalimantan dan Sulawesi.

EXCL: Pendapatan Tembus Rp 13,8 Triliun

EXCL membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 14% pada 2009 menjadi sekitar Rp13,85 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp12,15 triliun.

DEWA: Buma dan DEWA Sepakati Subkontrak

DEWA dan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma) telah menandatangani perjanjian induk terkait dengan peluang subkontraktor pertambangan batubara. Namun, kesepakatan tersebut masih belum final karena masih bergantung pada beberapa kondisi yang disepakati oleh kedua pihak.

ISAT: Jalin Kerja Sama Dengan Danamon Syariah

PT Indosat Tbk dan Danamon Syariah kemarin menandatangani perjanjian kerja sama layanan cash management syariah terpadu dan personalized. Kerja sama itu bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan bagi para diler Indosat melalui jaringan distribusi Danamon yang luas.Para diler dapat memanfaatkan fasilitas sistem online banking cash management Danamon Syariah untuk menyetor pembayaran dan menerima pulsa secara real time.

TLKM: Divestasi Mitratel

TLKM akan melepas saham PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) ke publik, dalam upaya penyelarasan portofolio dan optimalisasi nilai perusahaan. Mitratel merupakan anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang pembangunan dan penyewaan menara telekomunikasi. Sejak 3 Desember 2004, Telkom memiliki 100% saham Mitratel.

BWPT: Anggarkan Penanaman Lahan Rp200 Miliar

PT BW Plantation Tbk (BWPT) menganggarkan dana senilai Rp20 juta (Rp200 miliar) untuk membiayai penanaman lahan sawit tahun ini. Perseroan berniat menambah lahan tertanam seluas 12 ribu hektare (ha).

ADHI: Pemerintah Ganti Direksi Adhi Karya

Pemerintah akan mengganti Direktur Luar Negeri Adhi Karya, Bambang Subekti dalam RUPS yang akan digelar pada bulan ini. Bambang Subekti diberhentikan terkait dengan gagal bayar Al Habtoor kepada proyek-proyek yang telah dikerjakan Adhi Karya.

ASRI: Garap Proyek Rp500 M

ASRI berencana membangun gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan modern di kawasan Serpong,

Tangerang. Total dana yang dianggarkan mencapai Rp500 miliar .

 
Rumor

Harga saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) berpeluang menuju level Rp300 dalam jangka pendek maupun menengah. Perseroan disebut-sebut oleh beberapa pihak sedang menjajaki akuisisi perusahaan otomotif dan suku cadang kendaraan yang sahamnya juga tercatat di BEI.

Investor asal Jepang dikabarkan bakal bekerja sama dengan PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) dalam proyek pembangunan pembangkit listrik dan kawasan industri milik perseroan di Tangerang. Beberapa pelaku pasar itu akan dijadikan momentum kenaikan harga BCIP dalam waktu jangka pendek dan menengah menuju Rp500.

Corporate Action

Hari ini (15/1), start trading period right issue Energi Mega Persada Tbk (ENRG), ratio 20(new) : 11(old) Rp 185/saham End period (8Feb10).

Technical Picks


  • DOID (1600) – Speculative BUY
  • GZCO (270) – BUY
  • INTP (13.750) – SELL
  • TINS (2300) – SELL.
 

(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads