Pada perdagangan hari ini, aktivitas perdagangan tampak tidak bergairah. Tidak ada dorongan beli maupun jual yang siginifikan untuk mengerek IHSG lompat ke zona hijau.
Beberapa kali IHSG sempat memasuki teritori positif, namun hampir sepanjang perdagangan hari ini IHSG berkutat di zona merah. Beberapa menit sebelum tutup, terlihat perlawanan keras dari kubu pembeli. IHSG sibuk bolak-balik antara zona merah dan zona hijau. Saham grup Astra dan saham-saham sektor infrastruktur menjadi penopang kenaikan IHSG hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Jumat (15/1/2010), IHSG ditutup naik tipis 1,909 poin (0,07%) ke level 2.6447,090. Indeks LQ 45 naik 0,321 poin (0,06%) ke level 521,123.
Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif dalam kisaran yang tidak jauh dari titik penutupan hari sebelumnya.
- Indeks Shanghai naik 8,6 poin (0,27%) ke level 3.224,15.
- Indeks Hang Seng turun 62,79 poin (0,29%) ke level 21.654,16.
- Indeks Nikkei-225 naik 74,42 poin (0,68%) ke level 10.982,10.
- Indeks Straits Times naik 0,22 poin (0,01%) ke level 2.909,30.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 90.642 kali pada volume 6,733 miliar saham senilai Rp 3,317 triliun. Sebanyak 59 saham naik, 129 saham turun dan 68 saham stagnan.
Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain AStra International (ASII) naik Rp 650 ke Rp 36.200, Indosat (ISAT) naik Rp 400 ke Rp 5.450, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 400 ke Rp 34.200, Matahari Dept Store (LPPF) naik Rp 250 ke Rp 1.850, United Tractors (UNTR) naik Rp 150 ke Rp 18.450, Telkom (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 9.500, Indofood (INDF) naik Rp 75 ke Rp 3.800.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 650 ke Rp 13.900, Goodyear (GDYR) turun Rp 250 ke Rp 9.450, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 75 ke Rp 2.800, Lonsum (LSIP) turun Rp 150 ke Rp 9.050, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 75 ke Rp 2.225, Adaro (ADRO) turun Rp 60 ke Rp 1.990.
(dro/qom)











































