Danatama Crossing 1,5 Miliar Rights Issue DEWA Seharga Rp 15

Danatama Crossing 1,5 Miliar Rights Issue DEWA Seharga Rp 15

- detikFinance
Senin, 18 Jan 2010 12:45 WIB
Danatama Crossing 1,5 Miliar Rights Issue DEWA Seharga Rp 15
Jakarta - Broker PT Danatama Makmur (kode II) telah memfasilitasi transaksi tutup sendiri (crossing) atas 1,5 miliar saham baru PT Darma Henwa Tbk (DEWA) pada harga Rp 15. Nilai transaksi ini sebesar Rp 23,179 miliar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Senin (18/1/2010), Danatama melakukan crossing pada pukul 11.07.27 JATS. Total jumlah saham yang dipindahtangankan sebanyak 3.090.573 lot atau sebanyak 1,545 miliar saham baru DEWA.

Jumlah tersebut mengambil porsi sebesar 24,74% dari total saham baru yang diterbitkan DEWA sebanyak 6,243 miliar. Harga transaksi dilakukan pada harga Rp 15 per saham, lebih rendah 51,61% dari harga perdagangan rights issue DEWA di pasar reguler pada sesi I hari ini sebesar Rp 31 per saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak diketahui siapa saja pihak yang melakukan transaksi ini. Namun berdasarkan data perdagangan, baik pihak pembeli maupun pihak penjual merupakan investor berbendera asing.

Seperti diketahui, DEWA menerbitkan 6.243.923.928 saham baru, atau setara sengan 28,57% dari total saham yang tercatat. Harga pelaksanaanΒ  PUT I sebesar Rp 100 per saham. Secara akumulasi, dana yang dapat dihimpun diperkirakan sebanyak Rp 624.392.392.800.

Setiap lima saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham tertanggal 11 Januari 2009, pukul 16:00, maka pemegang saham mempunyai dua HMETD (Hak Memegang Efek Terlebih Dahulu) guna dua saham yang ditawarkan, dengan harga penawaran Rp 100.

PT Danatama Makmur, bertindak sebagai pembeli siaga. Jika alokasi saham yang ditawarkan terdapat sisa, maka Danatama akan mengambil seluruh saham dengan harga penawaran awal Rp 100 per lembar.

Penggunaan dana hasil PUT I ini, sebagian besar akan digunakan untuk pelunasan hutang perseroan. Porsi PUT I untuk membayar hutang, berkisar 68,47% (Rp 427 miliar). Sisanya, 7,61%(Rp 47,5 miliar) untuk pembelian alat berat dan 23,93% (Rp 149 miliar) sebagai penambah modal kerja DEWA.

Sampai saat ini tercatat hutang usaha perseroan sebesar US$ 27,065 juta, dengan hutang pajak US$ 715 ribu, dan beban yang harus dibayar US$ 6,85 juta. Secara akumulasi, kewajiban lancar tercatat US$ 145,93 juta, dengan kewajiban tidak lancar US$ 62 juta.

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dijadwalkan 6 Januari 2009,Β  dan di pasar tunai 11 Januari 2009. Sedangkan untuk non HMETD, tanggal dimulai perdagangan di pasar reguler dan negosiasi 7 Januari 2010, dan pasar tunai 12 Januari 2010.

Recording date dijadwalkan 11 Januari 2010. Distribusi HMETD, 12 Januari 2010. Sedangkan periode distribusi saham secara elektronik terjadi pada 15 - 21 Januari 2010. Penjatahan direncanakan pada 22 Januari 2010.
(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads