BEJ Berencana Undang Capres-Cawapres
Senin, 19 Apr 2004 14:28 WIB
Jakarta - BEJ berencana mengundang capres dan cawapres untuk berdialog dan menjabarkan visi ekonominya kepada para pelaku pasar. Kepastian pelaksanaan dialog tersebut baru bisa dilakukan setelah adanya pernyataan resmi nama mereka."Saat ini kita masih melakukan persiapan. Nantinya semua capres dan cawapres akan diundang namun pelaksanaannya baru dilakukan setelah ada nama resmi yang diumumkan," kata Dirut BEJ Erry Firmansyah ketika dihubungi detikcom, Senin (19/4/2004).Menurut Erry, tujuan undangan tersebut adalah untuk menjabarkan platform ekonomi mereka nanti ketika terpilih memimpin pemerintah. Walaupun dialog ini bukan suatu keharusan, namun Erry berharap semua capres bisa memenuhi undangan tersebut."Ini bukan suatu keharusan, tapi kalau mereka tidak datang masyarakat tidak tahu programnya," katanya.Sementara itu pelaku pasar menyambut positif rencana dialog BEJ tersebut. Haryajid Ramelan dari Rifan Financindo Securities misalnya mengungkapkan dialog ini akan sangat positif karena masyarakat dan investor bisa mengetahui program ekonomi mereka jika memimpin pemerintahan. "Bagaimanapun pasar berharap siapapun yang terpilih adalah orang yang bisa diterima pasar, terutama melalui programnya yang tidak terlalu muluk dan ekstrim karena yang dibutuhkan kesinambungan kondisi ekonomi saat ini," ujarnya.Jika calon pemimpin itu memiliki program yang baik diharapkan bisa memberi kenyamanan bagi para pelaku pasar bahwa kondisi ekonomi akan terus membaik. Dia juga berharap semua calon bisa memenuhi undangan tersebut. "Justru kalau tidak datang harus dipertanyakan kenapa tidak mau. Ini kan bisa menjadi sarana mereka untuk mendapat dukungan publik," katanya.
(nit/)











































