IHSG Cetak 15 Poin

IHSG Cetak 15 Poin

- detikFinance
Selasa, 19 Jan 2010 12:08 WIB
IHSG Cetak 15 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound dan mencetak 15 poin. Laju kenaikan sedikit terbatas karena adanya tekanan jual pada saham-saham sektor pertambangan dan pertambangan.

IHSG dibuka turun ke level 2.642,354 dan melanjutkan koreksi hingga ke level 2.640,178. Namun tak lama, aksi beli berhasil mengangkat level IHSG hingga menyentuh level 2.659,477 di titik tertinggi hari ini.

Saham-saham sektor konsumsi seperti Gudang Garam (GGRM) memimpin laju kenaikan IHSG. Indeks saham sektor konsumsi naik 9,921 poin (1,43%) ke level 699,533. Indeks saham sektor perkebunan turun 7,914 poin (0,41%) ke level 1.915,469. Indeks saham pertambangan yang tadi sempat berada di zona merah, kini ditutup di level 2.361,505, turun tipis 1,992 poin (0,08%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Selasa (19/1/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 15,820 poin (0,59%) ke level 2.658,368. Indeks LQ 45 naik 3,361 poin (0,69%) ke level 523,504.

Bursa-bursa regional Asia juga didominasi koreksi, kecuali indeks Shanghai yang menemani IHSG di zona hijau.


  • Indeks Shanghai naik 8,73 poin (0,27%) ke level 3.245,83.
  • Indeks Hang Seng turun 78,64 poin (0,37%) ke level 21.381,37.
  • Indeks Nikkei-225 turun 73,53 poin (0,68%) ke level 10.781,55.
  • Indeks Straits Times turun 3,07 poin (0,18%) ke level 1.708,71.



Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 39.673 kali pada volume 2,558 miliar saham senilai Rp 1,53 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 62 saham turun dan 71 saham stagnan.

Saham-saham yang mengalami kenaikan harga dan berada di jajaran top gainer antara lain: Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 23.950, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 550 ke Rp 14.100, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 14.050, XL Axiata (EXCL) naik Rp 375 ke Rp 2.225, United Tractors (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 18.650, Astra International (ASII) naik Rp 200 ke Rp 36.200.

Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan harga dan berada di jajaran top loser antara lain: Indosat (ISAT) turun Rp 200 ke Rp 5.600, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 150 ke Rp 33.550, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 ke Rp 18.000, Lonsum (LSIP) turun Rp 50 ke Rp 9.000, Sampoerna Agro (SGRO) turun Rp 50 ke Rp 2.925.
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads