Pada perdagangan Selasa (19/1/2010), IHSG ditutup naik 23,523 poin (0,89%) ke level 2.666,071. Indeks LQ 45 naik 5,147 poin (0,99%) ke level 525,020.
Sentimen positif kembali menaungi pergerakan IHSG pada Rabu (20/1/2010) ini. Penguatan bursa-bursa utama dunia diharapkan bisa terus membawa IHSG ke teritori positif mendekati level 2.700.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Selasa (19/1/2010), indeks Dow Jones tercatat melesat 115,78 poin (1,09%) ke level 10.725,43. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 14,20 poin (1,25%) ke level 1.150,23 dan Nasdaq menguat 32,41 poin (1,42%) ke level 2.320,40.
Sementara Bursa Jepang tetap bergerak positif pada Rabu ini meski ada berita buruk, Japan Airlines mendaftarkan perlindungan kebangkrutan. Saham JAL memang terus merosot hingga hanya menjadi 2 yen, namun indeks Nikkei-225 tetap positif. Pada perdagangan Rabu ini, indeks Nikkei-225 dibuka naik 70,01 pon (0,65%) ke level 10.834,91.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Indeks masih berpotensi melanjutkan rally pada perdagangan hari ini, pada kisaran 2,650 – 2,680. Hal ini di dukung beberapa indikator teknikal, antara lain indicator MACD pada weekly chart yang hampir crossing signal line dan pada indicator stochastic slow, %K line berpotensi crossover dengan %D line. Pemodal dapat mencermati saham INTP, BBRI, PGAS dan LSIP.
Panin Sekuritas:
Reboundnya saham sektor pertambangan menjadi motor penggerak naiknya indeks dalam perdagangan kemarin. Selain saham pertambangan, faktor eksternal yang mempengaruhi pergerakan indeks adalah kenaikan bursa regional. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.Beberapa berita dari politik nasional yang menahan pergerakan indeks diperkirakan akan mulai mereda. IHSG kami perkirakan akan menguji level resistance 2.675-2.683. Sementara untuk support berada di 2.640-2.657.
Optima Sekuritas:
Kenaikan saham perbankan khususnya BBRI dan BDMN membuat indeks terus menguat hingga penutupan pasar. Selain itu, UNVR dan PGAS turut mendorong bursa naik 23 poin ke level 2.666. Nilai transaksi yang menipis bisa mengindikasikan investor belum kembali agresif trading di pasar. Arah IHSG masih mengandalkan sentimen regional. Akumulasi saham yang terkoreksi akan mengurangi resiko ditengah bursa yang overbought. Selanjutnya level indeks ada di 2.640-2.680.
(qom/qom)











































