Mengawali perdagangan, IHSG secara mantap berjalan di teritori positif mengikuti jejak bursa Wall Street yang juga menguat tajam. Dibuka pada level 2.666,071, IHSG sempat mencapai titik tertingginya di 2.689,775.
Pada perdagangan Senin (20/1/2010) sesi I, IHSG tercatat menguat 14,053 poin (0,53%) ke level 2.680,124. Indeks LQ 45 juga menguat 3,3 poin (0,63%) ke level 528,320.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Hang Seng merosot 283,75 poin (1,31%) ke level 21.394,23.
- Indeks Nikkei-225 menguat 53,91 poin (0,50%) ke level 10.818,81.
- Indeks Straits Times naik tipis 1,61 poin ke level 2.915,53.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 48.893 kali pada volume 2.199 juta lembar saham senilai Rp 2,34 triliun. Sebanyak 73 saham naik, 65 saham turun dan 71 saham stagnan.
Saham PT Astra International Tbk (ASII) hari ini bergerak cukup fluktuatif, menyusul kabar meninggalnya Presdir ASII Michael D Ruslim. Meninggalnya Ruslim diyakini tidak terlalu berpengaruh pada kinerja Astra. Saham ASII ditutup melemah Rp 350 menjadi Rp 35.900, setelah sempat turun hingga Rp 200.
Saham-saham lain yang berada di jajaran top loser antara lain PGN (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 3.725, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 menjadi Rp 18.450, PTBA turun Rp 50 menjadi Rp 18.000.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Danamon (BDMN) naik Rp 350 menjadi Rp 5.450, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 350 menjadi Rp 14.250, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.600, Unilever (UNVR) naik Rp 300 menjadi Rp 11.600, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 600 menjadi Rp 34.150.
(qom/qom)











































