"Target kami tahun ini produksi migas meningkat 2 kali lipat menjadi 4 ribu bph," ujar Direktur Keuangan BPE, Michael Rusli dalam bincang-bincang di Mandarin Oriental, Jakarta, Rabu (20/1/2010).
Pada tahun 2009, produsi migas BPE sebanyak 2 ribu bph. Produksi tersebut diperoleh dari 87 sumur perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lapangan migas BPE terletak di Sumatera Selatan di daerah Benakat dan Pendopo. BPE merupakan mitra kerja PT Pertamina.
"Jadi migas yang ada disana milik Pertamina, kita dapat bagi hasil," ujar Michael.
Oleh sebab itu, ia belum dapat memperkirakan pertumbuhan pendapatan yang akan diperoleh BPE terkait peningkatan produksi 2 kali lipat tersebut. "Itu tergantung harga minyak dan Pertamina," ujarnya.
Namun ia mengatakan, untuk mengembangkan dan mengoptimalisasi sumur-sumur lain yang belum digarap, perseroan menyiapkan dana US$ 57 juta.
"Dana tersebut untuk working programme," ujarnya.
Untuk jangka panjang, perseroan menargetkan produksi migas ekuivalen sebanyak 6 ribu bph dalam 3 tahun ke depan.
(dro/qom)











































